2.192 Nakes di RSUD Zainoel Abidin Telah Divaksin

Petugas kesehatan yang akan divaksin berdoa terlebih dahulu sebelum disuntik. Foto: Hotli Simanjuntak/readers.ID

Sebanyak 2.192 Tenaga Kesehatan (Nakes) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainoel Abidin telah menjalani vaksinasi Covid-19. Angka tersebut diperkirakan bakal terus meningkat, mengingat antusias nakes semakin tinggi.

“Rata-rata yang sudah divaksin di antaranya doktor 462 orang, perawat 892, bidan 134, serta tenaga kesehatan lainnya 443 orang, dan lain-lain 261 orang,” kata Kabid Pelayanan Rumah Sakit Umum Zainal Abidin, Novina Rahmawati, pada readers.ID. Senin, (15/02/2021).

Novina menuturkan,  dari sejumlah nakes yang telah menjalani vaksinasi tersebut semuanya tidak mengeluhkan efek samping apa pun. Hanya sebagian kecil yang mengeluhkan rasa kebas usai disuntik.

“Ini hanya sebagian kecil, dan itu akan hilang dengan sendirinya setelah observasi satu hari. Tidak ada kejadian apa-apa pasca vaksinasi,” ujarnya.

Dijelaskan Novina, jumlah nakes di RSUD Zainoel Abidin per tanggal 12 Februari yang telah mendaftar untuk divaksin sebanyak 2.472 orang. Rinciannya, yang bisa divaksin 1.058, batal divaksin pada tahap pertama karena komorbid (penyakit penyerta) 786 orang, dan yang ditunda 724 orang.

Kendati demikian, program vaksinasi Covid-19 di RSUD Zainoel Abidin terus berjalan. Bahkan, antusias tenaga kesehatan untuk divaksin semakin tinggi. Khusus para dokter spesialis, memiliki keinginan besar untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19.

“Setelah keluar kebijakan dari Menteri Kesehatan untuk pendaftaran secara manual, akhirnya jumlah tenaga kesehatan yang mendaftar jauh lebih banyak, dan lebih mudah tertampung,” sebutnya.

“Sebelum ada kebijakan manual kita hanya bisa suntik 20 sampai 30 orang. Setelah ada kebijakan manual, menjadwalkan vaksinasi dalam sehari untuk 500 orang,” tambah Novina.

Untuk penyelenggaraan vaksinasi disediakan dua ruang, yaitu di lobi lantai 2 selasar ruang direktur, dan auditorium. Pelaksanaanya mulai berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 15.30 WIB.

Sebagaimana diketahui, Aceh memiliki 56.450 tenaga kesehatan yang ditargetkan selesai divaksin pada Februari, dan akan dilanjutkan dengan program vaksinasi bagi kelompok prioritas lainnya.  Sebelum dilanjutkan dengan program vaksinasi masyarakat umum.

Estimasi pelaksanaan vaksinasi direncanakan selama lima bulan dengan total sasaran sebanyak 3.790.210 orang. Sementara jumlah vaksinator yang disiapkan  sebanyak 1.014 orang. Setiap vaksinator ditargetkan untuk memvaksin sebanyak 3.731 orang per vaksinator.

Total
6
Shares

Tinggalkan Balasan

Previous Article
Wali Nanggroe Diminta Bertemu Presiden Bahas Pilkada Aceh 2022

Wali Nanggroe Diminta Bertemu Presiden Bahas Pilkada Aceh 2022

Next Article

Data BPS: Aceh Kembali Jadi Provinsi Termiskin di Sumatera

Related Posts