28 Nelayan Aceh Dipulangkan dari India

Sebanyak 28 nelayan Aceh dipulangkan dari pulau Andaman, India, usai menjalani hukuman lantaran melewati batas wilayah.  Para nelayan KM BST 45 ini mendapatkan putusan bebas dari pengadilan negara setempat.

Wakil Sekjen Panglima Laot Aceh, Miftach Tjut Adek, mengatakan, para nelayan telah menerima putusan bebas sejak Sabtu (16/1/2021) dari pengadilan Andaman, dan dijadwalkan hari ini tiba di tanah air.

“Mereka dipulangkan pada 28 Januari 2021 kemarin. Menurut jadwal hari ini mereka transit di Kualanamu, Medan, selanjutnya akan melanjutkan penerbangan ke Jakarta,” kata Miftach, Jumat (29/1/2021).

Dikatakan Miftach, menurut info dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Kemenlu, ke-28 nelayan lebih dulu akan menjalani pemeriksaan di Jakarta sebelum dipulangkan ke Aceh.

“Akan diperiksa kedehatannya terlebih dahulu selama beberapa hari sebelum dipulangkan ke Banda Aceh,” ujarnya.

Nelayan KM.BST 45 ditangkap oleh petugas keamanan India pada 3 Maret 2020 pada jarak 55 mil laut dari daratan Pulau Nicobar. Mereka diamankan polisi pengawal pesisir pantai India. Bebasnya 28 nelayan ini, sebut Miftach, adalah hasil advokasi dari KBRI-Kemenlu RI di Newdelhi, Pemerintah Aceh, dan PSDKP-KKP RI.

“Panglima Laot mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Aceh, dan Pemerintah pusat yang telah bekerja keras untuk mengadvokasi nelayan kita. Sehingga mereka dengan cepat bisa dibebaskan. Karena, kebiasaanya nelayan kita bisa ditahan sampai 3 tahun,” tuturnya.

Miftach menyebutkan, selama dua tahun terakhir 160 orang nelayan Aceh ditahan di tiga negara yaitu Myanmar, India dan Thailand. Namun, mereka dibebaskan dengan cepat berkat kepedulian Pemerintah Aceh dan Pemerintah Pusat.

“Kami mengharapkan agar nelayan ke depannya tidak lagi ditangkap karena melewati batas perairan teritorial negara lain. Maka dari itu sangat dibutuhkan penyuluhan dan pengawasan, serta kerjasama dengan negara-negara tetangga agar nelayan kita bisa melaut dengan aman,” pungkasnya.

Total
9
Shares
3 comments

Tinggalkan Balasan

Previous Article

Empat Tahun Buron, Kejati Tangkap DPO Korupsi Studio Penyiaran Aceh Selatan

Next Article
Simak, Golongan Orang Tidak Dapat Divaksin

Gubernur Aceh Jalani Suntik Vaksin Tahap 2

Related Posts