Aceh Perpanjang PPKM Level 3 dan 2

ANTARA/HO/Dok Bidhumas Polda Aceh
Petugas pos penyekatan memeriksa sopir angkutan yang hendak masuk Kota Banda Aceh yang masuk wilayah PPKM mikro level empat di Aceh Besar, Jumat (9/7/2021). (ANTARA/HO/Dok Bidhumas Polda Aceh)

Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro Level 3 dan 2 serta mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 di tingkat gampong di Aceh. Perpanjangan PPKM itu berlaku sejak 23 November 2021 sampai 6 Desember 2021.

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh Muhammad Iswanto mengatakan, perpanjangan PPKM level 3 dan 2 tersebut tertera dalam Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 25 Tahun 2021.

“Perpanjangan PPKM itu menindaklanjuti Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 61 Tahun 2021 tentang PPKM Level 3, Level 2 dan Level 1 serta mengoptimalkan posko penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan untuk pengendalian penyebaran Covid-19 di Wilayah Sumatra, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua,” ujar Iswanto, dalam keterangan tertulis yang diterima, pada Kamis (25/11/2021).

Iswanto menyebutkan, terdapat enam kabupaten kota di Aceh yang berstatus level 2 serta 17 kabupaten kota lainnya berada pada status level 3.

Adapun enam daerah level 2 tersebut, yaitu Aceh Tenggara, Gayo Lues, Aceh Jaya, Banda Aceh, Sabang dan Langsa.

Sementara 17 daerah yang berstatus level 3, yakni Aceh Selatan, Aceh Timur, Aceh Tengah, Aceh Barat, Aceh Besar, Pidie, Aceh Utara, Simeulue, Aceh Singkil, Bireuen, Aceh Barat Daya, Nagan Raya, Aceh Tamiang, Bener Meriah, Pidie Jaya, Lhokseumawe dan Subulussalam.

“Dalam instruksi tersebut Gubernur meminta kepada walikota dan bupati yang wilayahnya ditetapkan sesuai kriteria level situasi pandemi berdasarkan asesmen dengan kriteria level 2, selain mengatur PPKM Mikro secara umum, juga secara khusus mengatur sebagaimana Diktum Keempat, Diktum Kelima, dan Diktum Kesepuluh Instruksi Menteri Dalam Negeri dimaksud dengan mempertimbangkan kearifan lokal dan kondisi kekinian,” ujar Iswanto mengutip poin yang tertera dalam Instruksi Gubernur itu.

Hal tersebut, lanjut Iswanto, juga berlaku kepada wali kota dan bupati yang wilayahnya ditetapkan sesuai kriteria level situasi pandemi berdasarkan asesmen dengan kriteria level 3.

Total
8
Shares

Tinggalkan Balasan

Previous Article
otonesia.id

Pemerintah Aceh Beri Pemutihan Pajak Kendaraan Hingga 2022

Next Article
Humas Dinas Pendidikan Provinsi Aceh

Disdik Aceh Umrahkan Guru dan Tendik Berprestasi

Related Posts