Aprilia Manganang Jadi Laki-laki, Kini Jadi Ajudan Jenderal

Foto: instagram.com/apriliamanganang_/

Serda Aprilia Manganang akhirnya mencapai waktu yang ditunggu-tunggu. Setelah melalui serangkaian tes, Aprilia diputuskan merupakan seorang laki-laki.

Aprilia saat masuk menjadi anggota TNI AD pada 2016 masih berstatus wanita. Karena itu pula, Aprilia Manganang bergabung ke Korps Wanita TNI AD (Kowad).

Keputusan ini disampaikan langsung oleh KSAD Jenderal Andika Perkasa.

Sebelum sampai pada titik ini, Aprilia Manganang memang mengidap hipospadia. Hipospadia adalah kelainan bawaan saat lahir pada anak laki-laki, yaitu pembukaan uretra tidak terletak di ujung penis.

Pada anak laki-laki dengan hipospadia, uretra terbentuk secara tidak normal selama minggu pada usia kehamilan ke-8-14 pekan. Pembukaan abnormal dapat terbentuk di mana saja dari tepat di bawah ujung penis hingga skrotum.

Ada beberapa jenis hipospadia; beberapa bisa berdampak kecil dan beberapa lebih parah. Jenis hipospadia yang dimiliki anak laki-laki tergantung pada lokasi pembukaan uretra.

Saat masih berstatus wanita, Aprilia sangat berprestasi di bidang voli. Dia bergabung dengan timnas voli wanita yang berlaga di Asian Games 2018.

Dengan sederet prestasinya, Aprilia Manganang akhirnya memutuskan untuk pensiun dari dunia voli wanita pada 2020. Dia lalu melanjutkan tugas sebagai anggota TNI AD.

TNI AD lalu melihat semakin lama, semakin banyak perubahan yang ada pada tubuh Aprilia. Akhirnya, Kodam XIII/Merdeka, tempat Aprilia bernaung melakukan tes tepatnya di Manado untuk memastikan status jenis kelamin Manganang.

Andika Perkasa yang mendengar hal itu lalu memanggil Aprilia ke Jakarta untuk menawarkan bantuan pemeriksaan lebih komprehensif di RSPAD Gatot Soebroto. Serangkaian tes dimulai pada 3 Februari 2021.

“Dari hasil itu, semua pemeriksaan urologi, hormon, dan lainnya, menunjukkan Aprilia Manganang merupakan seorang laki-laki,” kata Andika Perkasa saat konferensi pers Selasa (9/3).

Meski begitu, Aprilia harus menjalani serangkaian operasi untuk benar-benar memperbaiki kelaminnya yang mengalami Hipospadia.

Lalu bagaimana status keanggotaan sebagai KOWAD?

Andika Perkasa mengatakan, setelah menjalani operasi dan penyembuhan, Aprilian Manganang akan kembali bertugas di TNI AD, tapi tak lagi berstatus sebagai KOWAD.

“Manganang begitu masuk ke dalam TNI AD dia menjadi bintara di Komunitas (Direktorat) Ajudan Jenderal,” ujar Andika.

Sumber: Kumparan

Total
5
Shares

Tinggalkan Balasan

Previous Article

Sedang Dikaji, Pemerintah Justru Tarik RUU ITE dari Prioritas Prolegnas

Next Article

KMP Aceh Hebat 1 Bantu Mengurangi Antrian Panjang

Related Posts