Asa Aceh Hebat di Ujung Nusantara

Gubernur Aceh, Nova Iriansyah bersama rombongan melambaikan tangan kepada penumpang KMP Aceh Hebat 2, Sabtu (30/1/2021). (Foto/Muhammad)

Pintu kapal perlahan mulai menutup. Tak lama kemudian, raungan klakson menggema tiga kali dari sebuah corong di atas ruang nakhoda pada kapal bertulisan KMP (Kapal Motor Penyeberangan) Aceh Hebat 2 itu.

Ketika raungan keempat, kapal pun pelan-pelan menjauh dari sandarannya di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, usai Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, melepaskan tali pengaitnya.

Ini merupakan pelayaran perdana KMP Aceh Hebat 2, salah satu kapal yang dibuat dengan anggaran Rp178 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanda Aceh tahun 2019 dan 2020. Kapal ini melengkapi dua kapal motor penyeberangan lainnya untuk melayani rute Pelabuhan Ulee Lheue-Balohan, Sabang, yang sebelumnya telah ada.

BACA JUGA: Foto: KMP Aceh Hebat 2 Resmi Berlayar

Sebelumnya, di akhir Oktober 2019 lalu, Pemerintah Aceh memesan tiga unit kapal roro untuk melayani rute pelayaran di tiga pulau di Aceh, yaitu Singkil-Pulau Banyak, Sabang-Banda Aceh, dan lintasan barat ke Pulau Simeulue.

KMP Aceh Hebat 2 dibangun di galangan PT Adiluhung Saranasegara Indonesia di Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Kapal ini baru selesai dibangun dan peluncuran perdana ke air dilakukan, pada Jumat malam, 16 Oktober 2020.

Kapal berkapasitas 1100 GT (Gross Tonnage) atau tonase kotor tersebut baru rampung pada November 2020. Usai melakukan uji coba kelayakan berlayar, sebulan kemudian, tepatnya 13 Desember 2020, kapal yang bisa melaju hingga 12 knot itu bertolak dari galangan di Bangkalan, Madura. Kapal itu tiba di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh pada 19 Desember 2020.

BACA JUGA: KMP Aceh Hebat 2 Rute Ulee Lheue-Balohan Resmi Berlayar

Berukuran lebih besar dan memiliki navigasi lebih canggih dari dua kapal penyeberangan yang ada sebelumnya, Gubernur Aceh berharap KMP Aceh Hebat dapat mempermudah pelayaran dari Banda Aceh ke Sabang. Tentunya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan geliat pariwisata di Sabang.

“Semoga pelayarannya lancar dan bisa benar-benar dirasakan terutama untuk konektivitas ekonomi, khususnya wisatawan. Ini untuk industri pariwisata kita,” kata Nova, usai melakukan pemantau kapal tersebut, pada Sabtu (30/1/2021).

Menunjang Distribusi Barang dan Jasa

Pengelolaan dan operasional KMP Aceh Hebat 2 berada langsung di bawah PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero), selaku pihak yang memenangkan tender.

“Untuk operasionalnya sendiri, ini kontrak dan kontraknya dimenangkan oleh ASDP dan akan dioperasikan secara penuh oleh ASDP berdasarkan kontrak,” ujar Nova.

Ia menjamin kehadiran KMP Aceh Hebat 2 tidak akan menggeser dua armada kapal yang telah ada. Malah kapal ini akan menutupi kekurangan apabila ada permasalahan dari dua kapal sebelumnya.

Kendaraan pengangkut barang memasuki KMP Aceh Hebat 2 yang baru saja diresmikan Gubernur Aceh, Sabtu (30/1/2021). (Foto/Muhammad)

Harapan itu pun disampaikan oleh Maghdalena, warga Sabang yang hari ini menjadi salah seorang penumpang KMP Aceh Hebat 2. Ia mengaku jika pelayaran dari Banda Aceh ke Sabang terkendala, maka distribusi kebutuhan ke kotanya juga ikut bermasalah.

“Persoalan dari Pelabuhan Ulee Lheue ke Balohan, jadi bisa lebih lancar. Apalagi untuk pedagang itu sangat membantu. Karena apabila kami di Sabang sedikit saja ada kendala pengangkutan laut, otomatis di sana bahan belanja naik. Ini sangat membantu,” ujar Maghdalena.

Tak hanya itu, ia juga berharap jika transportasi yang baru diluncurkan untuk penyeberangan ini tetap mengambil rute Pelabuhan Ulee Lheue-Balohan dan tidak dipindahkan ke daerah lain.

“Mudah-mudahan kapal ini tidak dipindah tempatkan. Itu harapan kami,” imbuhnya.

Pernyataan serpa juga disampaikan oleh Tari, wisatawan lokal yang ingin berkunjung ke Sabang. Ia berharap KMP Aceh Hebat 2 mampu mempermudah wisatawan yang ingin ke wilayah paling barat Indonesia tersebut.

“Lebih bagus dan lebih baik, semoga wisatawan ke Aceh itu bertambah dan pariwisata di Aceh itu lebih baik lagi dari sebelum-sebelumnya,” pungkas Tari. (Fd)

Total
10
Shares

Tinggalkan Balasan

Previous Article
Infografis Jejak Garuda Indonesia

Infografis: Jejak Garuda Indonesia di Tanah Seulanga

Next Article

Gempa 4,5 Magnitudo Guncang Pidie Jaya

Related Posts