Ayah Tiri Rudapaksa Kedua Anaknya di Aceh Besar

Pelaku pemerkosaan saat diperiksa di Polresta Banda Aceh. (Dok. Ist)

Seorang ayah tiri, MUS (43) yang berprofesi sebagai kuli bangunan memerkosa dua anaknya yang sedang terlelap tidur di dalam kamar. Kasus ini terjadi di Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Minggu (21/2/2021).

Kasatreskrim AKP M Ryan Citra Yudha mengatakan, pelaku memerkosa kedua anaknya di saat istrinya tidak berada di rumah.

“Korban berusia 12 dan 10 tahun, sedang berada di kamarnya dalam waktu yang berbeda,  tiba – tiba tersangka masuk ke dalam kamar melakukan pemerkosaan terhadap kedua korban, mereka diancam akan dibunuh jika memberitahukan pada ibunya,” ujar AKP Ryan.

Kedua korban yang trauma atas perlakuan ayah tirinya itu lalu melaporkan kejadian tersebut kepada ibunya, sehingga kasus ini sampai ke Polresta Banda Aceh, Minggu malam.

Atas laporan ibu korban bernomor LPB/76/II/YAN.2.5/2021/SPKT tertanggal 22 Februari 2021, polisi segera menggelar rapat terbatas dengan personel Unit Perlindungan Perempuan dan Anak.

“Setelah melakukan pemeriksaan saksi, kami melakukan koordinasi dengan personel Polsek Ingin Jaya untuk menangkap tersangka,” ujar Kanit PPA Polresta Banda Aceh, Ipda Puti Rahmadiani.

Tersangka berhasil diamankan oleh personel Polsek Ingin Jaya dibantu oleh warga setempat,  Senin dini hari (22/2/2021) di rumahnya.

“Kemudian  tersangka dibawa ke Polresta Banda Aceh untuk dilakukan pemeriksaan diruang PPA Satreskrim Polresta Banda Aceh,” sebut Ipda Puti.

Selain pemerkosaan, tersangka juga melakukan pengancaman terhadap kedua korban. Apalagi dari keterangan korban diketahui, perbuatan itu sudah berulang kali sejak tahun 2020 silam. “Namun baru saat ini korban memberitahukan pada ibunya,” sambungnya.

Saat ini kedua korban tengah memperoleh konseling dengan psikiater guna menyembuhkan rasa trauma yang dialaminya.

Sementara tersangka saat ini mendekam di sel tahanan Polresta Banda Aceh guna mempertanggung jawabkan perbuatannya. Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 50 Jo 47 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat.

Berikan Perhatian Khusus Kepada Anak

Menyikapi maraknya kejadian pemerkosaan dan pencabulan anak di bawah umur, Kasatreskrim Polresta Banda Aceh, AKP M Ryan Citra Yudha mengimbau seluruh warga, untuk selalu mengawasi anak-anak di manapun mereka berada serta memberikan perhatian khusus kepada mereka.

“Apalagi jika anak masih di bawah umur yang masih membutuhkan perhatian dan pengawasan ekstra dari orang tua,” kata dia.

Ia juga mengatakan kepada orang tua agar jangan mudah percaya dengan orang lain, bahkan orang dekat sekali pun.

“Seperti contoh kasus yang terakhir ini, yang seharusnya orang tua melindungi anak-anaknya, malah terjadi seperti ini, walaupun anak tersebut bukan darah dagingnya,” imbau AKP Ryan.[]

Total
20
Shares

Tinggalkan Balasan

Previous Article
UIN Ar-Raniry Wisudakan 1.428 Lulusan Secara Daring dan Luring

UIN Ar-Raniry Wisudakan 1.428 Lulusan Secara Daring dan Luring

Next Article

Maret, Pemerintah Bakal Alih Fungsi Lahan Sawah untuk PSN

Related Posts