Cerita Wali Kelas Azila, Siswi yang Tinggalkan Sekolah Demi Ibunya 

Foto: Dok. Istimewa
Wali kelas V SDN 1 Banda Aceh, Susi Lailiana, merasa gelisah sejak dua minggu terakhir. Dirinya begitu cemas lantaran salah seorang muridnya Nur Azila (11) tak masuk sekolah. Karena penasaran, akhirnya Susi berinisiatif mencari tahu dengan mendatangi rumahnya langsung. 
“Tepatnya pada Selasa kemarin,  si-Nur Azila ini sudah tidak sekolah selama dua Minggu. Jadi kebetulan saya ada jam kosong, saya mencoba mencari tahu tentang keadaan Nur Azila,” cerita Susi pada readers.ID, Rabu (3/3/2021).
Saat mengunjungi kediaman Azila dan ibunya Elli Agustriani, di Gampong Punge Jurong, Kecamatan Meraxa, Banda Aceh. Susi bersama teman gurunya merasa terkejut saat melihat kondisi  rumah siswanya itu. Di mana tampak kumuh dan serba berantakan.
“Jadi saya terkejut kali saat datang kerumahnya,  karena kondisinya sudah di luar dugaan saya.
Saya bersama teman berkunjung ke rumahnya. Pas lihat kondisi rumahnya yang berantakan,” tutur Susi.
Susi menyebutkan, tidak hanya kondisi rumah yang berantakan dan kumuh. Tetapi, kondisi muridnya itu juga dalam keadaan yang tidak terurus. Azila tampak kurus serta mengalami gangguan kesahatan.
“Keadaan Nur Azila pun sudah sakit-sakitan, seperti batuk dan kurus. Mungkin karena lelah menjaga ibunya yang sakit. Ibunya pun sudah lemah, karena saya enggak tahu kondisinya sudah separah itu,” ujarnya.
Susi mengaku dirinya tak mengetahui bahwa kondisi kesehatan ibunya Azila sudah parah. Sebab, kondisi terakhir  yang ia ketahui sang ibu masih bisa berkomunikasi dan duduk di atas kursi roda.
Bahkan, kata Susi, Elli masih bisa bicara dengan lancar saat meminta izin Azila tidak masuk sekolah. “Tidak seperti hari ini yang sudah tidak bisa berbicara dan terbaring lesu di atas kasurnya,” kata Susi.
“Sebelumnya yang saya tahu kondisi ibunya masih menggunakan kursi roda. Sebelumnya orang tuanya masih bisa berbicara, terakhirnya berbicara minta izin untuk Nur Azila tidak masuk sekolah karena harus merawat saya (ibu Azila) kata mamanya,” tambahnya.
Susi menuturkan, selama masih aktif bersekolah, Azila dikenal sebagai murid yang pendiam serta merupakan siswa yang dengan tingkat prestasi menengah.
“Keseharian Azila dia memang pendiam, tidak mengganggu orang lain, juga siswa yang termasuk prestasinya menengah di kelas 5 di SDN 1 Banda Aceh ini,” pungkasn Susi.
Seperti diberitakan sebelumnya, Nur Azila terpaksa harus meninggalkan bangku sekolahnya di SDN 1 Banda Aceh sejak dua minggu terakhir, demi merawat ibunya yang sudah terbaring sakit stroke.
BACA:
Total
20
Shares

Tinggalkan Balasan

Previous Article

Infografis: Kisah Ibu Bagi Bayi Gajah di Aceh

Next Article

Polres Gayo Lues Tangkap 2 Pelaku Penjual Organ Tubuh Satwa Liar 

Related Posts