Dua Warga Simeulue Diciduk Polisi Lantaran Jual Beli Chip Higgs Domino

Kedua terduga pelaku jual beli judi daring, saat diamankan di Polres Simeulue. (Foto/Ist)

Simeulue, readers.id – Tim Elang Resmob dari Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Simeulue menangkap dua warga berinisial RM (23) dan IS (39). Mereka diduga terlibat dalam kasus judi daring.

Polisi menangkap keduanya di Sinabang, Kecamatan Simeulue Timur, pada Jumat (22/1/2021). Saat itu, kedua pelaku tengah melakukan transaksi jual beli koin emas (chip) yang biasa digunakan dalam game Higgs Domino. Mereka diduga berperan sebagai bandar atau penyedia chip.

“Benar, telah kami amankan dua bandar scatter chip Higgs Domino,” kata Kasatreskrim Polres Simeulue, Inspektur Polisi Satu Muhammad Rizal, pada Senin (25/1/2021).

Karena masyarakat resah terhadap aktivitas ilegal tersebut, ujar Rizal, polisi pun memulai upaya penangkapan. Apalagi, Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh tahun 2020 silam telah menetapkan permainan Higgs Domino dengan fatwa haram. Ulama menganggap transaksi jual beli chip bagian dari judi.

Menindaklanjuti laporan masyarakat, kepolisian segera melakukan pengintaian pada sebuah konter di Sinabang. Usai memastikan adanya transaksi, petugas langsung menciduk RM dan IS di konter tersebut.

“Adapun modus yang dilakukan RM dan IS selaku pemilik konter, selain menjual pulsa internet dan telepon juga memperjualbelikan chip sebagai bahan permainan Higgs Domino,” ungkap Rizal.

Ia juga menjelaskan, pembeli bisa memperoleh chip itu dari penampung seharga Rp70 ribu untuk penukaran 1 billion chip. Tak hanya itu, mereka juga bisa menukar kembali chip tersebut kepada para penampung  dengan harga Rp62 ribu untuk 1 billion chip.

Bersama RM dan IS, polisi menyita sejumlah barang bukti, seperti Rp1,1 juta uang hasil penjualan chip serta dua unit gawai untuk transaksi jual beli chip. Polisi menjerat mereka dengan Pasal 20 Jo pasal 18 Jo pasal 6 ayat 1 Qanun Aceh Nomor 6 tahun 2014 tentang Hukum Jinayat. []

Total
0
Shares

Tinggalkan Balasan

Previous Article

Massa Kembali Seruduk Kantor Gubernur Aceh

Next Article

Ghufron: Saya Tegaskan Tak Ada Radikalisme di KPK

Related Posts