Empat Tahun Buron, Kejati Tangkap DPO Korupsi Studio Penyiaran Aceh Selatan

Sepandai-pandainya tupai melompat akhirnya akan jatuh juga. Begitulah pepatah yang tepat disematkan untuk Muammar Khadafi, sang buron kasus korupsi renovasi studio penyiaran di Aceh Selatan. Pelariannya kini harus berakhir di tangan tim tangkap buron (tabur) Kejaksaan Tinggi Aceh.

Setelah empat tahun masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), Muhammar Khadafi akhirnnya berhasil diamankan tim buron Kejati di rumahnya sendiri di Aceh Besar, Kamis (28/1/2021).

“Ditangkap sekitar pukul 15.00 WIB tadi, di rumah terpidana di Gampong Jurong Peujera, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar,” kata Kepala Kejaksaan Tinggi, Muhammad Yusuf, dalam konferensi pers di kantor Kejati di Banda Aceh, pada Kamis (28/1/2021).

Muammar Khadafi berprofesi sebagai kontraktor dalam proyek renovasi studio penyiaran beserta kelengkapannya di Aceh Selatan. Proyek tersebut menggunakan anggaran tahun 2008 senilai Rp 1,14 miliar dengan kerugian negara diperkirakan mencapai Rp 619 juta.

“Ia sebagai rekanan, dalam hal ini dia berkaitan dua orang dan masih DPO,” kata Yusuf.

Putusan awal dari Pengadilan Negeri Aceh Selatan Muammar Khadafi divonis hukuman satu tahun penjara. Namun, kata Yusuf, ia melakukan banding hingga keluar putusan dari Mahkamah Agung.

Berdasarkan putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor: 737K/PID.US/2015 tanggal 29 Maret 2016, Muammar Khadafi divonis pidana penjara empat tahun dan pidana denda sebesar Rp200 juta subsider tiga bulan kurungan. Selain itu, ia juga harus membayar uang pengganti Rp163.502.943 subsider enam bulan kurungan.

Sejak dikeluarkan putusan tersebut, terpidana tak pernah menghadiri eksekusi atau melarikan diri. Oleh karena itu, pria berprofesi sebagai kontraktor itu dinyatakan buron.

“Terpidana DPO sejak 29 Maret 2019 hingga 21 Januari 2021, jadi ia telah menjadi DPO Kejaksaan Tinggi Aceh selama empat tahun,” ujarnya.

Usai ditangkap, rencananya Muammar Khadafi akan ditahan langsung di Lapas Kelas II Banda Aceh, di Lambaro, Aceh Besar.

“Mudah-mudahan DPO lainnya dalam kasus ini, dapat menyerahkan diri setelah penangkapan Khadafi,” harap kepala Kejaksaan Tinggi Aceh.

Total
9
Shares

Tinggalkan Balasan

Previous Article

Polda Aceh Amankan Seorang Penambang Emas Ilegal di Pidie

Next Article

28 Nelayan Aceh Dipulangkan dari India

Related Posts