FK USK Luluskan 23 Dokter Spesialis Paru

FK USK Luluskan 23 Dokter Spesialis Paru
Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK USK) melalui Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) berhasil meluluskan 23 dokter spesialis baru. Foto Humas Unsyiah

Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK USK) melalui Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) berhasil meluluskan 23 dokter spesialis baru.

Dekan FK USK Prof. Dr. Maimun Syukri Sp.PD (K) menjelaskan, pelantikan hari ini terasa istimewa karena 23 dokter spesialis tersebut berasal dari 6 program studi yang ada di PPDS USK.

Di mana 3 prodi di antaranya merupakan lulusan perdana yaitu 1 orang dari Ilmu Kesehatan Anak, 2 orang dari Ilmu Kesehatan THT-KL dan 4 orang dari Pulmnologi dan Kedokteran Respirasi.

Sementara lainnya berasal dari Ilmu Penyakit Dalam sebanyak 10 orang, Ilmu Bedah 4 orang, dan Neuorologi 2 orang. Prof. Maimun mengungkapkan, dengan pelantikan hari ini maka jumlah alumni PPDS saat ini adalah untuk Penyakit Dalam sebanyak 75 orang, Bedah 64 orang dan Obstetri Ginekologi 16 orang. Selain itu, pada periode lalu Prodi saraf/neurologi meluluskan 1 orang.

Untuk itulah, pada kesempatan tersebut Prof. Maimun menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan PPDS USK menjalankan perannya dalam melahirkan dokter spesialis.

“Insya Allah, pada pelantikan ke depan khususnya untuk penyakit dalam, semua rumah sakit Kabupaten/Kota di Aceh akan terisi oleh lulusan USK. Artinya apa? USK mengambil dua peran, ikut peran dalam program Aceh Carong dan program Aceh Sehat,” ucap Prof. Maimun.

Wakil Rektor II USK Dr. Ir. Agussabti, M.Si yang turut hadir dalam pelantikan ini, mengucapkan selamat atas keberhasilan mereka sehingga berhasil meraih predikat dokter spesialis.

Agussabti mengakui, proses untuk mendapatkan gelar tersebut tidaklah mudah. Bahkan untuk bisa lulus sebagai mahasiswa Fakultas Kedokteran saja perjuangannya sangat berat. Maka mereka yang lulus hari ini adalah orang-orang terpilih yang ilmunya sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

Oleh sebab itu, Agussabti mengingatkan agar dokter spesialis ini bisa menjaga baik nama USK dengan cara menjalankan tugas atau profesi mereka dengan sebaikmungkin.

Selain itu, Agussabti juga mengungkapkan, mengingat profesi mereka ini diraih dengan proses pendidikan yang panjang. Maka para dokter spesialis ini hakikatnya adalah sosok yang mulia jika mereka melaksanakan tugasnya dengan niat yang benar.

Karena itulah, Agussabti menghimbau mereka untuk selalu meluruskan niatnya dalam menjalankan profesinya sebagai dokter, yaitu untuk membantu masyarakat.

“Dengan proses pendidikan yang begitu panjang, maka kualitas pendidikan yang kita harapkan bisa maksimal sehingga bisa memberikan impact kepada masyarakat secara optimal,” ucapnya.

Pelantikan dokter spesialis ini dilaksanakan secara daring dan luring. Sebanyak 6 orang mengikuti secara luring, sementara 17 orang lainnya mengikuti secara daring via zoom. Turut hadir dalam kegiatan ini Para Wakil Dekan FK serta Para Koordinator Prodi PPDS USK.[ril]

Total
8
Shares

Tinggalkan Balasan

Previous Article
5 Nelayan Aceh Positif Corona Jalani Isolasi di Wisma Atlet

5 Nelayan Aceh yang Dipulangkan dari India Positif Corona

Next Article
Perlukah Gunakan Masker Dua Lapis Tangkal Corona

Perlukah Gunakan Masker Dua Lapis Tangkal Corona

Related Posts