Foto Feature: Peringatan Hari Badak Sedunia

Diperkirakan populasi badak di bawah 100 individu. Foto: Muhammad/readers.ID

Sekelompok anak muda yang tergabung dalam volunteer Yayasan Hutan Alam Lingkungan Aceh (HAkA) melakukan aksi kampanye kreatif memperingati Hari Badak Sedunia (World Rhino Day) di Taman Ratu Safiatuddin, Banda Aceh, pada Rabu (22/9/2021).

Dalam kampanye kreatif itu, mereka membuat lukisan dengan tema badak. Lukisan itu menceritakan badak yang terusir dari hutan karena habitatnya rusak. Saat ini populasi Badak Sumatra di alam liar kian menyusut karena perburuan dan kerusakan hutan. Diperkirakan populasi badak di bawah 100 individu. Berdasarkan red list IUCN (international Union for Conservasion of Nature), kondisi badak Sumatra saat ini berada ditingkatan Critically endangered (sangat terancam punah), dan selangkah mendekati Extinct in the wild (punah di alam liar).

Hal itu disebabkan oleh berbagai faktor seperti, perambahan hutan, kehilangan habitat, perburuan, hingga lambatnnya proses regenerasi.

Foto: Muhammad/readers.ID

Mural tentang badak. Foto: Muhammad/readers.ID
Lukisan badak. Foto: Muhammad/readers.ID
Badak, hewan yang kian langka. Foto: Muhammad/readers.ID
Badak masuk kategori dilindungi. Foto: Muhammad/readers.ID

Total
14
Shares

Tinggalkan Balasan

Previous Article

Rhino Day, Kampanye Kreatif Perlindungan Badak Melalui Mural

Next Article

Dukung Disdik Aceh, Kapolda: Semua Pihak Harus Terlibat Perangi Covid-19

Related Posts