Gubernur Aceh: Pemberatasan Narkoba Harus Dilakukan dari Hulu ke Hilir

Foto: Rianza Alfandi/readers.ID
Gubernur Aceh Nova Iriansyah, mengatakan langkah yang harus dilakukan dalam memperkecil pintu masuk peredaran narkoba yaitu dengan cara menuntaskannya dari hulu ke hilir. Maksudnya, mulai dari sumber utama hingga ke orang yang mengonsumsinya. 
Sistemnya, kata Nova, pemerintah daerah harus lebih giat memberi himbauan kepada masyarakat agar menjauhkan barang haram tersebut.
“Saya sepakat dengan pak Kapolda dan BNN, bahwa penyelesaian narkoba harus dari hulu ke hilir. Di mana pemerintah daerah harus banyak main di hilirnya, artinya menghimbau untuk menjauhkan narkoba sehingga peminatnya terus menurun,” kata Nova dalam konferensi Pers di halaman Mapolda Aceh, Rabu (10/3/2021).
Selanjutnya, Nova menjelaskan, langkah lain dalam membendung peredaran narkoba juga  dilakukan dengan adanya kerjasama dari pihak kepolisian dan pihak Badan Narkotika Nasional (BNN), salah satunya ialah melalui program Desa Bersih Narkoba (Bersinar).
“Kemudian selanjutnya juga sosialisasi bahaya narkoba melaui dayah-dayah dan ulama-ulama,” ujar Nova.
Nova berharap, pemberantasan narkoba dari hulu ke hilir bisa diterapkan dengan sebaik mungkin. Ia meminta hal itu bisa dilakukan oleh semua pihak sesuai dengan perannya masing-masing.
“Jadi melalui hulu ke hilir mudah-mudahan bisa komprehensif. Saya apresiasi kepada Polda, dan semua pihak, walaupun di samping itu kita tetap memprihatinkan masuknya barang haram ini ke Aceh,” ungkap Nova.
Seperti diberitakan sebelumnya, Polda Aceh memusnahkan sebanyak 404,9 kilogram sabu-sabu hasil penindakan selama tahun 2021. Pemusnahan itu dilakukan dengan cara diaduk menggunakan mesin molen (pengaduk semen).
Kapolda Aceh, Irjen Pol Wahyu Widada mengatakan, ratusan kilogram barang haram tersebut merupakan hasil operasi bersama pihak Bareskrim Polri, Direktorat Reserse Narkoba Polda Aceh dan beberapa pihak terkait selama 2021.
“409,9 kilogram sabu kita musnahkan hari ini, itu operasi selama 2021 yang bekerja sama dengan pihak Polri, Direktorat Reserse Narkoba Polda Aceh dan beberapa instansi terkait,” kata Wahyu.
Total
17
Shares

Tinggalkan Balasan

Previous Article

Silvio Escobar Resmi Perkuat Persiraja Banda Aceh di Piala Menpora  

Next Article

Jelang Libur Nasional, Polda Aceh Tingkatkan Pelayanan Lalulintas

Related Posts