Humas Polda Sambangi AJI Banda Aceh, Bahas Soal UU ITE

Kunjungan Humas Polda Aceh ke Kantor AJI Banda Aceh, Kamis (25/2/2021). (readers.ID/Fuadi)

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy, melakukan kunjungan ke kantor Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) Banda Aceh, di Gampong Batoh, Kecamatan Lueng Bata, Banda Aceh. Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka membangun kemitraan dengan awak media, Kamis (25/2/2021).

Kedatangan Winardy yang didampingi sejumlah stafnya ke kantor AJI Banda Aceh itu, disambut oleh Ketua AJI Banda Aceh, Misdarul ihsan didampingi Sekretaris Jenderal Afifudin dan sejumlah pengurus lainnya.

“Tujuannya ke AJI juga untuk dapat sharing informasi yang simbiosis mutualisme dalam mendukung tugas masing-masing baik di kepolisian maupun dalam kegiatan jurnalistiknya,” kata Kombes Pol Winardy.

Ia juga berharap kegiatan jurnalistik lebih maju ke depannya. Dia mengajak awak media untuk melihat bingkai Aceh yang hebat dengan pemberitaan yang lebih kondusif, sehingga menarik minat investor untuk datang ke Aceh.

Di sela-sela itu, Winardy juga menyampaikan kebijakan Kapolri terkait penerapan UU ITE agar lebih selektif dan mengedepankan restorative justice.

“Restorative justice ini juga diberlakukan dalam penegakan hukum lainnya dengan lebih dahulu mengedepankan kemanfaatan dalam kehidupan masyarakat, ketimbang dilakukan penegakan hukum,” jelas Winardy.

Lanjutnya, Polri melakukan penegakan hukum dengan melihat asas manfaat hukum dan keadilan di masyarakat serta menjadikannya sebagai upaya terakhir (ultimum remidium).

Sementara itu, Ketua AJI Banda Aceh dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa sinergitas Polri dengan media sangat dibutuhkan, sehingga informasi-informasi yang disampaikan ke khalayak umum lebih sejuk guna mewujudkan Aceh yang lebih hebat.

Ihsan menjelaskan tentang wadah AJI yang sifatnya otonom dan tersebar di empat wilayah, masing-masing berkedudukan di Banda Aceh, Bireuen, Lhokseumawe dan Langsa. “Untuk AJI Banda Aceh sendiri jumlah anggotanya 63 orang dan tersebar di berbagai daerah dan terbanyak di Banda Aceh,” ungkap Ihsan.

Selain itu, apabila terjadi sengketa pers, Ihsan meminta pihak Polri agar tidak langsung memproses secara KUHP, namun diserahkan dahulu ke Dewan Pers atau pihak internal pers untuk diselesaikan terlebih dahulu secara internal.

“Semoga kemitraan Polri dengan jurnalis ke depan lebih solid lagi,” pungkas Ihsan.[]

Total
4
Shares

Tinggalkan Balasan

Previous Article
Hari Ini, Bobby Nasution Dilantik Jadi Wali Kota Medan

Hari Ini, Bobby Nasution Dilantik Jadi Wali Kota Medan

Next Article
Foto: Hotli Simanjuntak/readers.ID

Pengelolaan Sampah di Banda Aceh Masih Konvensional

Related Posts