Indonesia Opinion Festival Pertama Digelar Secara Virtual

Indonesia Opinion Festival (IOF) pertama kali digelar secara virtual yang akan menghadirkan 1000 orang lebih dari berbagai elemen yang berlangsung, Sabtu (27/2/2021).

Koordinator Opinion Festival, Agustina Iskandar Crombach mengatakan, event ini menjadi momentum untuk masyarakat berkumpul merayakan kebebasan berpendapat dan mendiskusikan isu-isu tertentu di Indonesia.

Semua isu yang dibawa ke opinion festival merupakan isu yang diusulkan oleh masyarakat sendiri melalui proses pengumpulan ide serta voting secara daring.

“Opinion Festival menjadi momentum untuk mempelajari dan memahami perbedaan dalam berargumen dari berbagai sudut pandang. Ide pelaksanaan Indonesia Opinion Festival ini diambil dari Estonia Opinion Festival, dimana Citizen OS Foundation adalah salah satu mitra yang ikut terlibat dalam pelaksanaanya,” kata Agustina Iskandar, Sabtu (27/2/2021) melalui siaran pers.

Katanya, Tim Citizen OS Indonesia melihat opinion festival ini memiliki sebuah kemiripan akan sejarah perjalanan demokrasi di Indonesia itu sendiri. Dari tradisi musyawarah dan mufakat bahkan di level desa sekalipun menjadi budaya yang menyatu dengan masyarakat. Namun, dikarenakan kondisi pandemi, semua kegiatan mulai dari pre-event berlangsung secara virtual.

Melihat dan mempertimbangkan kegiatan ini menjadi sebuah perayaan kebebasan berpendapat yang patut diingat tidak hanya di masa sekarang namun juga dalam sebuah proses perjalanan demokrasi.

Akhirnya, ide ini diusung untuk dilaksanakan di Indonesia. Citizen OS Indonesia menggandeng organisasi komite Gerakan Mari Berbagi dan Indorelawan sebagai organisasi yang menginisiasi kegiatan bersama-sama serta menjadi penggerak untuk ikut melibatkan berbagai komunitas lainnya di Indonesia.

Selama festival berlangsung, masyarakat dapat menyuarakan pendapatnya secara bebas dan terbuka dengan menghargai hak satu sama lain serta menghormati setiap pendapat.

Kegiatan akan berlangsung online dan parallel di 3 kategori terpilih yaitu Pendidikan, Kesehatan dan Lingkungan dengan total 9 topik dari jam 12 siang sampai jam 6 sore hari.

Kegiatan Indonesia Opinion Festival mengambil tema “Bersatu Dalam Perbedaan Pendapat”. Ada 62 pembicara hadir mulai dari jajaran pemerintah, NGO, perusahaan, aktivis dari berbagai organisasi, jaringan media, masyarakat dengan berbagai profesi seperti dokter, guru, musisi, siswa, mahasiswa dan bahkan perwakilan partai politik.

“Ini adalah event perayaan pendapat, mulai dari pembicara sampai relawan yang terlibat sangat beragam. Kami menyambut setiap orang untuk datang bersama-sama mengutarakan pendapatnya terhadap isu yang telah dipilih. Kita sepakat bahwa jalan demokrasi seharusnya menjadi jalan bagi semua orang untuk merayakan kemerdekaan dalam berpikir, berpendapat dan berbuat untuk membangun negeri dengan cara-cara yang bermartabat, salah satunya melalui festival opini seperti ini,” tuturnya.

Kegiatan ini didukung oleh Jakarta Propertindo dan One Click Democracy serta melibatkan 51 komunitas partners lainnya yang mengedepankan semangat kolaborasi bersama.[ril]

Total
11
Shares

Tinggalkan Balasan

Previous Article
Pembangunan IPAL di Gampong Pande Kembali Dilanjurkan

Soal Kelanjutan Proyek IPAL, Ini Penjelasan Pemko Banda Aceh

Next Article
Pembangunan IPAL di Gampong Pande Kembali Dilanjurkan

BPCB Aceh Sarankan Penelitian Mendalam di Lokasi IPAL Banda Aceh

Related Posts