Ini Syarat Bikin SIM untuk Penyandang Disabilitas

Ilustrasi Surat Izin Mengemudi. [Dok. Grid]

Karena merupakan syarat untuk mengendarai kendaraan di jalan raya, maka Surat Izin Mengemudi ( SIM) wajib termasuk buat disabilitas.

Penyandang disabilitas atau berkebutuhan khusus yang hendak berkendara sendiri harus membuat SIM golongan D. Hal ini bahkan diatur dalam Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ, pasal 242.

Pasal itu menyebut baik pemerintah pusat maupun daerah, serta perusahaan angkutan umum wajib memberikan perlakuan khusus dibidang lalu lintas dan angkutan jalan kepada penyandang cacat, usia lanjut, anak-anak, wanita hamil, dan orang sakit.

Perlakuan khusus ini meliputi aksesibilitas, prioritas pelayanan, serta fasilitas pelayanan yang disediakan. Berkendara dan memanfaatkan fasilitas transportasi yang tersedia ialah hak seluruh masyarakat, termasuk para penyandang disabilitas.

Namun penerbitan SIM D tidak bisa sembarangan, atau tak semua penyandang disabilitas bisa mendapatkan SIM karena harus memenuhi berbagai persyaratan. Ada beberapa tes yang harus dilakukan, seperti pemohon harus melewati tahap-tahap proses pembuatan SIM sesuai dengan Persyaratan Pemohon SIM Pasal 217 (1) PP 44/93, yakni;

  1. Permohonan tertulis.
  2. Bisa membaca dan menulis
  3. Memiliki pengetahuan peraturan lalu lintas jalan dan teknik dasar kendaraan bermotor.
  4. Batas usia • 17 Tahun untuk SIM Golongan A • 20 Tahun untuk SIM Golongan BI/BII
  5. Terampil mengemudikan kendaraan bermotor
  6. Sehat jasmani dan rohani
  7. Lulus ujian teori dan praktik Adapun biaya pembuatan SIM D, pemohon dikenakan tarif Rp 50.000 dan untuk perpanjangannya ialah Rp 30.000. []

Sumber: KOMPAS

Total
6
Shares

Tinggalkan Balasan

Previous Article

7 BUMN Perkuat Sektor Wisata Indonesia

Next Article
Pengamat: Buka Lapangan Kerja, Pembatasan PPKM Jangan Berlebihan

Foto Esai: Geliat Pasar Tradisional

Related Posts