Jelang Milad GAM, Kantor Partai Aceh Dijaga Aparat Bersenjata Lengkap

Foto: Kiriman juru bicara DPP PA, Nur Azhari

Sejumlah aparat bersenjata lengkap melakukan penjagaan di depan Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Aceh di Jalan Dr, Mr T Muhammad Hasan, Gampong Blang Cut, Kecamatan Lueng Bata, Banda Aceh

Penjagaan sejak Kamis (2/12/2021) kemarin diduga kuat ada kaitannya dengan milad Gerakan Aceh Merdeka (GAM) pada 4 Desember. Kendati demikian pihak pengurus Partai Aceh mengaku tidak mengetahui maksud dari penjagaan tersebut.

“Ia betul sudah dari kemarin, sampai hari ini mereka masih menjaga di depan kantor,” kata juru bicara DPP Partai Aceh, Nur Zahri kepada readers.ID, Jumat (3/12/2021).

Ia menyebutkan, terdapat sekitar 60 aparat kepolisian dan sejumlah TNI disertai dengan senjata lengkap yang melakukan penjagaan di depan kantor.

“Yang jelas dari pihak Polda ada 60 orang dari pihak TNI nya kita enggak tahu berapa orang. Dari tadi malam sampai tadi pagi memang dengan persenjataan lengkap mereka jaganya,” tuturnya.

Nur Zahri menuturkan, pihaknya tidak mengetahui secara pasti perihal apa dilakukannnya penjagaan di kantor DPP Partai Aceh. Pasalnya, tidak ada surat atau pemberitahuan apa pun yang diterima sebelumnya.

“Terus terang kalau ke kantor sendiri mereka tidak mengirim surat apa-apa, kalau ke saya tidak ada komunikasi juga. Saya tahunya dari security kantor, tiba-tiba ada pasukan gabungan TNI-Polri melakukan apel di depan kantor,” jelasnya.

Selain itu, kata Nur Zahri, saat ditanyai penjagaan dalam rangka apa, pihak kepolisian yang ada di lokasi hanya menjawab melaksanakan tugas dari Polda.

“Jadi memang kata mereka ada perintah dari Polda untuk melakukan pengamanan di depan kantor, tetapi ketika kita tanya pengamanan dalam rangka apa tidak disampaikan juga, mereka hanya bilang melaksanakan tugas,” ujarnya.

Terkait penjagaan itu, kata dia, pihak kepolisian hanya boleh berada di depan kantor, tidak boleh masuk ke dalam, karena tidak ada surat resmi dan juga bukan tindakan melakukan penggeledahan.

“Kalau pun mereka ingin masuk ke dalam mereka harus minta izin dulu ke pimpinan dan dengan surat resmi,” pungkasnya.

Baca Juga:

Sementara itu Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy mengatakan, jelang momentum milad Gerakan Aceh Meredeka (GAM) pada 4 Desember 2021 mendatang, Kepolisian Daerah (Polda) Aceh melakukan peningkatan penjagaan. Di antaranya dengan menyiapkan 2.000 personel gabungan.

“Kita sudah menggelar apel pengamanan milad 4 Desember dengan ploting personel sekitar 2000-an di seluruh Aceh termasuk perbantuan TNI dan Satpol PP,” kata Winardy kepada readers.ID, pada Kamis (2/11/2021).

Winardy mengatakan, pada 4 Desember nantinya Polda Aceh akan melakukan pengamanan dalam bentuk Kegiatan Rutin Yang Ditungkatkan (KRYD), dengan mengedepankan upaya persuasif dan humanis.

Ia menuturkan, dalam upaya pengamanan pihaknya juga akan melakukan penjagaan atau pengawasan di sejumlah titik strategis dan rawan didatangi massa.

“Ada beberapa tempat, diantaranya yaitu makam Hasan Tiro, Meuligoe Wali Nanggroe, Masjid Raya Baiturrahman, kantor DPRA, kantor gubernur, dan pendopo gubernur,” jelasnya.

Untuk itu, kata Winardy, Kapolda Aceh, Ahmad Haydar juga berharap kepada seluruh Masyarakat Aceh untuk bersama-sama ikut menjaga keamanan dan ketertiban di hari Milad GAM nantinya.

Pihaknya sangat mengapresiasi bentuk perayaan milad 4 Desember yang diselenggarakan dengan kegiatan positif seperti doa bersama, kenduri, dan santunan anak yatim.[acl]

Total
1
Shares

Tinggalkan Balasan

Previous Article
ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/foc

Ruang Perawatan Pasien Covid-19 Kian Sepi, Kasus di Aceh Terus Turun

Next Article

WHO: Sejauh Ini Belum Ada Kematian Akibat Omicron

Related Posts