Jubir Presiden Minta Jangan Terkecoh Informasi Hoaks tentang Vaksin Sinovac

Jubir Presiden Minta Jangan Terkecoh Informasi Hoaks tentang Vaksin Sinovac
Ilustrasi: Muhammad Ridha/readers.ID

Informasi bohong atau hoaks soal vaksinasi Covid-19  hingga kini masih banyak berseliweran di jagat maya. Dampaknya, menyebabkan masyarakat takut dan panik untuk disuntik vaksin.

Juru Bicara (Jubir) Presiden RI, Fadjroel Rachman mengajak warga untuk tidak terkecoh dengan banyaknya berita bohong yang beredar di sosial media. Tujuan dari vaksinasi ini adalah usaha pemerintah untuk memutuskan mata rantai penyebaran virus corona di tanah air.

“Semua dilakukan pemerintah adalah usaha dalam memutuskan rantaivpenyebaran virus corona,” ujarnya dalam seminar virtual “Mengawal ProgramVaksinasi Covid-19 di Aceh” yang digelar oleh readers.ID, Kamis (4/2/2021).

Fadjroel memastikan vaksin Covid-19 aman dan halal. Bahkan vaksin yang akan digunakan oleh masyarakat nantinya sama seperti yang diberikan kepada Presiden Jokowi.

“Vaksin yang digunakan untuk Presiden Joko Widodo sama dengan yang akan diberikan kepada warga. Halal dan aman,” kata Fadjroel. 

Selain itu, Fadjroel menuturkan saat ini 28 juta dosis vaksin Covid-19 telah tersedia di Indonesia dan akan didistribusi ke setiap provinsi.

Karena itu, Fadjroel mengajak pemerintah daerah untuk bekerja lebih keras, dan mengedukasi warga tentang pentingnya vaksinasi.

“Vaksin ini adalah usaha pemerintah untuk menyelamatkan generasi dari pandemi Covid-19. Ini adalah ibadah,” ungkapnya.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Hendra Budian yang juga menjadi narasumber dalam diskusi itu menyampaikan seluruh tenaga kesehatan wajib divaksin. “Semua perawat sebenarnya saat ini wajib divaksin, apalagi yang ASN (Aparatur Sipil Negara),” ujar Hendra

Hendra mengungkapkan tahap vaksinisasi saat ini sangat diperlukan guna memerangi pandemi Covid-19 ini. Soalnya, perekonomian di Indonesia harus segera diperbaiki.

“Mudah-mudahan tahun 2021 ini kita selesai dengan wabah Covid-19. Kemudian selanjutnya kita bisa lebih fokus pada proses pemulihan ekonomi,” ujarnya.

Selain itu Hendra Budian juga mengajak seluruh pejabat di Satuan Kerja Pemerintah Aceh (SKPA), baik tingkat Kepala Dinas dan eselon lainnya memberi contoh kepada masyarakat dengan segera divaksin. Ini penting untuk menangkis isu miring tentang Vaksin Sinovac yang beredar di tengah masyarakat.

“Kepala-kepala dinas harus segera melakukan proses vaksinasi agar bisa menjadi contoh kepada masyarakat Aceh bahwa vaksinasi ini yang pertama halal dan yang kedua aman,” katanya.

Hendra berharap kepada Pemerintah Pusat agar vaksinisasi di Aceh harus dilakukan secara intensif. Artinya, tidak lepas begitu saja. Oleh karena itu, ia meminta kepada pemerintah, masyarakat Aceh dan media bisa menyuarakan program vaksinisasi dengan tepat.

“Kami dari DPRA berterimakasih dan mengapresiasai pak presiden karena menurut kami lumayan cepat proses pencarian solusinya melalui vaksisnasi covid ini. Walau sebenarnya angka covid di Aceh Alhamdulillah masih lumayan kecil. Alhamdulilllah kita masih lima besar penanganan covid terbaik,” pungkasnya.

Saifullah Abdul Gani Jubir Satgas Covid-19 Aceh dalam diskusi itu menyampaikan, tenaga kesehatan harus menjadi contoh dan teladan agar vaksinasi di Aceh berjalan sukses.

“Tenaga kesehatan adalah teladan dalam menyukseskan vaksinasi Covid,” tegasnya.

Di samping itu, CEO Readers.Id media lokal di Aceh, Fauzan Febriansyah, menyebutkan untuk menyelesaikan masalah isu hoax tentang vaksinisasi ini, media massa sekarang harus ambil peran dengan memberi informasi yang akurat mengenai vaksin.

“Media massa harus membantu pemerintah untuk melawan hoax terkait vaksinasi, karean banyak informasi hoax yang menimbulkan kecemasan publik dari progam vaksinasi,” kata Fauzan. [acl]

Total
10
Shares

Tinggalkan Balasan

Previous Article
Hendra Budian: Tenaga Medis Wajib Divaksin

Pejabat Harus Divaksin untuk Tangkis Isu Hoaks Vaksin Sinovac

Next Article
Jubir Presiden Minta Jangan Terkecoh Informasi Hoaks tentang Vaksin Sinovac

Jubir Jokowi: Masyarakat Tidak Perlu Khawatir soal Vaksin

Related Posts