Kasus Penyakit Dalam Tergolong Tinggi di Aceh

Sekretaris Persatuan Ahli Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Aceh, M. Fuad. Foto: Rianza Alfandi/readers.ID

Sekretaris Persatuan Ahli Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Aceh, M. Fuad, menyebutkan jumlah kasus penyakit dalam di wilayah Aceh tergolong cukup tinggi.

“Kasus penyakit dalam termasuk banyak, bahkan cukup tinggi. Di Aceh sangat tinggi, bahkan di mana saja penyakit ini juga banyak. Namun untuk angka statistiknya saya enggak hafal pasti,” kata M. Fuad dalam acara 1 Dekade BFLF Indonesia sekaligus launching Rumoh Sehat PAPDI dan Mini Factory Inkubator, Sabtu (13/2/2021).

M. Fuad menyebutkan, guna mencegah tingginya kasus penyakit dalam yang menyerang masyarakat. Pihaknya meminta adanya upaya seacara keseluruhan, khususnya pihak pemerintah dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

“Dari pihak pemerintah yang menjadi pusat pelayanan masyarakat juga harus memberikan sosialisasi kepada masyarakat sesering mungkin. Intinya siapapun harus memberikan penyuluhan kepada masyarakat supaya masyarakat bisa hidup sehat,” kata M. Fuad.

Bergerak secara sukarela, kata M.Fuad, tujuan berdirinya Rumoh Sehat PAPDI ialah untuk memberi pelayanan kepada masyarakat secara umum, tanpa memungut biaya serta memberikan tindakan pengobatan.

“Alhamdulillah tempat kita di sini bersama teman-teman di BFLF. Ke depan kita juga akan berencana melakukan pelayanan kepada masyarakat dengan cara turun ke lapangan, jadi tidak hanya menunggu datang. Karena mungkin banyak masyarakat yang sulit menjangkau pelayanan dari spesialis,” ujar M. Fuad.

“Nanti di sini kita akan memberikan pelayanan secara holistik, artinya secara keseluruhan, tidak memilah dan memilih apa penyakit yang di derita. Kita Membuka rumah PAPDI ini ialah dengan niat membantu masyarakat,” tambahnya

Total
11
Shares

Tinggalkan Balasan

Previous Article

Asinnya Nasib Petani Garam Diterpa Pandemi

Next Article
PKS Dukung Pilkada Aceh 2022

PKS Dukung Pilkada Aceh 2022

Related Posts