Kepala BSI Aceh: di Bank Syariah Semua Boleh, Kecuali yang Dilarang Agama

CEO Bank Syariah Indonesia Regional 1 Aceh, Nana Hendriana. Fachrizal | readers.ID

CEO Bank Syariah Indonesia Regional 1 Aceh, Nana Hendriana, menyebutkan banyak hal dalam sistem yang diterapkan oleh bank syariah. Terkecuali yang dilarang dalam agama Islam.

Nana juga mengaku, setelah bergabung bersama bank syariah, dirinya seakan menemukan hal baru yang lebih berarti.

“Saya menemukan keindahan di bank syariah. Di syariah itu semuanya boleh, kecuali yang dilarang agama,” kata Nana dalam diskusi publik sekaligus launching Lembaga Lingkar Publik Strategis di Kantin Koperasi UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Selasa (9/2/2021).

Selanjutnya, untuk mencapai target dan hasil seperti yang diharapkan, Nana meminta semua pemangku kebijakan dan seluruh masyarakat mendukung BSI di Aceh. Ia juga menambahkan, saat ini terdapat 11 regional BSI, dan Aceh adalah kantor regional 1.

“Salah satu misi kami adalah menjadi bank dengan layanan digital terbaik di Indonesia. Saya tunggu bapak ibu semua. Kami juga ingin membawa Aceh menjadi regional terbaik,” pinta Nana.

Dalam beberapa kesempatan sebelumnya, Nana juga menyampaikan Bank Syariah Indonesia akan dijalankan sesuai dengan prinsip Maqashid Syariah. Bank ini juga memiliki konsep yang dapat dioptimalkan untuk melakukan pemerataan ekonomi masyarakat melalui zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF).

“Kita akan berupaya dapat mewujudkan visi untuk menjadi bagian dalam top 10 bank syariah terbesar di dunia dari sisi kapitalisasi pasar dalam kurun waktu lima tahun ke depan, serta menjadi champion bank syariah dengan meraih potensi pasar syariah yang selama ini belum tersentuh secara optimal,” targetnya. []

Total
0
Shares

Tinggalkan Balasan

Previous Article
Pengusaha: Bank Syariah Tidak Sekedar Nama

Pengusaha: Bank Syariah Tidak Hanya Sekedar Nama

Next Article

Monopoli Operasional, Bank Syariah Seharusnya Bebas Biaya Transfer

Related Posts