Konser Virtual, Lepas Rindu Rafly Kande dan Apache-13

Konser Virtual, Lepas Rindu Rafly Kande dan Apache 13
Acara konser Virtual “Peuglah Guransang” Rafly Kande dan Apche 12 tersebut berlangsung di ruang sempit lantai 2 Rumah Aspirasi Rafly, di Batoh, Lueng Bata, Banda Aceh, Sabtu malam, (20/2/2021). Muksal Zainal | readers.ID

Konser di malam itu amat berbeda dari konser biasanya. Acara konser Virtual “Peuglah Guransang” tersebut berlangsung di ruang sempit lantai 2 Rumah Aspirasi Rafly, di Batoh, Lueng Bata, Banda Aceh, Sabtu malam, (20/2/2021).

Malam itu Rafly Kande menyapa penggemar dan pecinta lagu Aceh melalui konser virtual. Biasanya, panggung yang diisi oleh musisi legendaris Tanoh Rencong itu dipenuhi oleh ratusan ribu bahkan jutaan penonton.

Konser virtual itu terlihat sederhana sebagai bentuk melepas rindu, juga ajang silaturahmi para seniman dan musisi Aceh.

Muksal Zainal | readers.ID

Menariknya, acara tersebut spesial dipersembahkan Rafly Kande kepada Nazar Shah Alam, vokalis Apache-13 yang tentu berbeda generasi dengan Rafly.

Rafly Kande dan Nazar berkolaborasi di malam itu, ditambah lagi dengan munculnya penyanyi baru Aceh, Ulva Nazilla yang ikut menyemarakkan konser virtual tersebut.

Bahkan kehadiran Dedi Metazone gitaris legendaris Aceh, dan Jauhari Samalanga Produser Saleum menjadikan suasana begitu sendu.

Suara acoustic menggema, mengalun dan begitu syahdu. Bunyi petikan gitar memupus sunyi sepi yang kelabu. Bahkan langit Banda Aceh begitu bersih malam itu, bintang gemintang seakan ikut berkolaborasi melantunkan syair-syair monumental yang sedang dinyanyikan oleh musisi fenomenal Aceh Rafly Kande dan Nazar, serta Ulva yang tentu berbeda lintas generasi.

Muksal Zainal | readers.ID

Diiringi gitaris Dedi Metazone, Rafly Kande mengawali acara dengan membawa lagu “Gisa Bak Punca” dan “Puleh”.

Sementara duet Nazar dan Ulva pada lagu “Palong Meuasoe” diiringi Dhapu sapaan akrab Dharma Putra bassist Apache-13 dan Zeil Afief panggilan akrab Zaimul Afif gitaris Studiosa.

Tak ada yang tak terkesìma ketika mendengar syair-syair dari kedua musisi hebat tersebut. Selain sarat makna, dan kaya bahasa, lirik-lirik lagu mereka juga menjadi dakwah untuk generasi Aceh dari masa ke masa.

Belum lagi alunan bass dan gitar yang dipetik selaras dan beriringan dengan lirik lagu yang penuh pesan moral, juga memiliki ruh serta arti luas dan mendalam.

Ditemui readers.ID seusai acara Rafly mengatakan melalui konser ini dia ingin menebar semangat dan menumbuhkan kebiasaan baru dengan pandemi. Rafly ingin melepaskan rindu dengan pecinta musik Aceh dan fans Rafly di seluruh nusantara.

Pertemuan antara Rafly dan Nazar bukanlah hal yang kebetulan. Keduanya memiliki hubungan emosional yang kuat. Pantolan “Seulanga” dan “Leumoh Aneuk Muda” tersebut sama-sama berasal dari pantai Barat Aceh.

Dua musisi lintas generasi tersebut menggelar konser virtual yang disiarkan melalui Youtube dan Instagram. Selain untuk melepas rindu pada pecinta musik Aceh, konser ini untuk menebar semangat pada rakyat Aceh.

“Pandemi membuat ruang gerak terbatas, tetapi harus berinisiatif dan bersemangat untuk menumbuhkan gagasan baru,” kata Rafly.

Muksal Zainal | readers.ID

Rafly mengajak rakyat Aceh untuk senantiasa berkarya sesuai dengan profesi. Misalnya nelayan tetap melaut, petani ke sawah, dan aparatur sipil melayani dengan ikhlas.

Sementara itu, Nazar menuturkan pandemi Covid-19 membuat ruang gerak bagi musisi terbatas. Banyak jadwal konser yang dibatalkan. Nyaris selama setahun penuh di 2020, Apache-13 tidak bisa konser.

“Kami sangat merindukan bertemu dengan fans, saya yakin mereka juga meusyen melihat Apache-13 di panggung,” kata Nazar yang juga ketua Dewan Kesenian Aceh Barat Daya.

Muksal Zainal | readers.ID

Tambah Nazar, berada di satu panggung dengan Rafly Kande memberikan kesan tersendiri. Sebagai musisi generasi milenial ia mengaku berguru banyak pada Rafly.

“Agaknya tidak berlebihan Bang Rafly adalah guru bagi semua musisi di Aceh,” kata Nazar.

Nazar juga mengajak para pelaku seni di Aceh untuk terus berkarya meski dalam kondisi pandemi.[acl]

Total
1
Shares

Tinggalkan Balasan

Previous Article
AHY Sebut Partai Demokrat Semakin Solid

AHY Sebut Partai Demokrat Semakin Solid

Next Article
Pengelolaan Sampah di Banda Aceh Masih Konvensional

Foto Feature: Sampah dan Polemiknya

Related Posts