Kurangi Kerugian Petani, Peneliti Buat Studi Perilaku Lalat Buah

Kurangi Kerugian Petani, Peneliti Buat Studi Perilaku Lalat Buah
Ragam sayuran yang ditanam di lahan kamiKITA. Rianza | readers.ID

Hama lalat buah (Drosophila sp) merupakan salah satu musuh petani. Serangan lalat buah menyebabkan kerusakan fisik pada permukaan buah yang sudah masak.

Dilansir dari North Carolina State University, sebuah studi dilakukan untuk mengetahui perilaku lalat buah jenis sayap berbintik (Drosophila suzukii). Hasil studi menjadi dasar dalam pengendalian lalat buah sehingga dapat mengurangi kerugian petani buah.

Untuk diketahui Drosophila suzukii adalah jenis lalat buah yang berasal dari Asia Timur. Dalam kurun waktu 10-15 tahun terakhir hama jenis ini telah menyebar ke berbagai penjuru seperti Amerika, Eropa dan Afrika.

Kerusakan buah yang masak akibat serangan masif lalat buah menyebabkan kerugian bagi petani karena umumnya konsumen enggan membeli buah tersebut.

“Untuk menghindari penolakan konsumen, ada langkah-langkah ekstensif guna mencegah buah yang terinfestasi lalat buah sampai ke pasar,” ujar Hannah Burrack, profesor entomologi di NC State University.

Dikatakan Hannah, langkah pertama untuk menangani lalat buah invasive seperti Drosophila suzukii adalah dengan cara memahami perilakunya.

“Dua pertanyaan mendasar agar kita dapat memahami mereka yaitu tanaman apa yang akan diserang spesies ini? Dan mengapa mereka menyukai tanaman tersebut?” tandasnya.

Dari pengamatan para peneliti, populasi besar Drosophila suzukii lebih cenderung bertelur pada buah yang belum sepenuhnya matang. Selanjutnya, peneliti mengamati lebih dalam perilaku bertelur Drosophila suzukii melalui serangkaian percobaan.

“Hasilnya cukup mengejutkan ketika Drosophila suzukii betina lebih suka bertelur pada buah yang belum pernah dikunjungi lalat lainnya. Jika masih ada buah yang belum tersentuh lalat buah lainnya, Drosophila suzukii akan menolak buah yang pernah dikunjungi lalat lain,” jelasnya

Dia menambahkan masih diperlukan penelitian lebih dalam mengenai penanda bahan kimia atau bakteri yang ditinggalkan lalat lain. Penelitian ini untuk menentukan secara pasti apa alasan Drosophila suzukii menolak buah yang pernah dihinggapi lalat lain.

“Jika kita bisa mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang apa yang mendorong perilaku spesies ini, hal itu dapat menginformasikan pengembangan teknik pengendalian hama baru,” pungkasnya.[SariAgri]

Total
5
Shares

Tinggalkan Balasan

Previous Article

Mengaku Kenal Pejabat Dinas Arsip, Oknum Cleaning Service Kini Buron Kasus Penipuan

Next Article
Polisi Tangkap Komplotan Pencuri Lembu, Satu Orang Ditembak

Polisi Tangkap Komplotan Pencuri Lembu, Satu Orang Ditembak

Related Posts