Mantan Kadis Perhubungan Sabang Ditetapkan Sebagai Tersangka Korupsi

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Sabang menetapkan mantan Kepala Dinas Perhubungan setempat sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi belanja bahan bakar minyak (BBM), Pelumas dan suku cadang tahun anggaran 2019. Foto Ist

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Sabang menetapkan mantan Kepala Dinas Perhubungan setempat sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi belanja bahan bakar minyak (BBM), Pelumas dan suku cadang tahun anggaran 2019.

Kajari Sabang, Choirun Parapat mengatakan, penetapan tersangka berisial IS itu berawal dari adanya penemuan barang bukti oleh tim penyidik yang jumlah kerugiannya ditaksir senilai Rp 577 juta.

Selain menetapkan IS, Kejari Sabang juga menetapkan tersangka lainnya berinisial SH yang merupakan manajer disalah satu SPBU kota setempat.

“Penyidik Kejari Sabang berdasarkan hasil ekspose telah menemukan dua alat bukti yang cukup untuk dilakukan penetapan tersangka terhadap IS selaku pengguna anggaran dan SH selaku swasta, terkait kasus dugaan korupsi belanja BBM/Gas dan Pelumas serta suku cadang,” kata Choirun, Rabu (10/3/2021).

Choirun mengungkapkan, kasus dugaan korupsi yang dilakukan IS dan SH tersebut bersumber dari DPPA SKPD Dinas Perhubungan Sabang tahun anggaran 2019 dengan total anggaran sebesar Rp 1.567.456.331.

“Telah dilakukan perhitungan kerugian daerah oleh inspektorat kota sabang dengan nilai kerugian daerah sebesar Rp. 577.295.631,” ujar Choirun.

Lanjutnya, terhadap kedua tersangka tersebut untuk saat ini tidak dilakukan penahanan, karena selama proses penyidikan sebagai saksi kooperatif terhadap panggilan penyidik Kejaksaan Negeri Sabang.

Atas perbuatan tersebut, kata Choiru, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 3 Jo Pasal Jo 18 Ayat (1) huruf a, b, Ayat (2), Ayat (3) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999.

“Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP,” jelasnya.[acl]

Total
24
Shares

Tinggalkan Balasan

Previous Article

Wabup Pijay Ditunjuk Sebagai Ketua MES, Siap Merangkul Milenial

Next Article

DPRA: Masyarakat Pulau Aceh Membutuhkan Ambulans Laut

Related Posts