Papan Bunga Nyeleneh Kritik Gubernur Aceh, Provinsi Termiskin

Papan Bunga Nyeleneh Kritik Gubernur Aceh, Provinsi Termiskin
Afifuddin Acal | readers.ID

“Telah mempersembahkan prestasi juara 1 termiskin se-Sumatera”.

Itu satu di antara sepuluh papan bunga berjejer depan Kantor Gubernur Aceh, bernada kritikan kepada Nova Iriansyah selaku Kepala Pemerintah Aceh yang telah meraih “juara pertama” termiskin se-Sumatera.

Papan bunga itu menjadi perhatian warga yang melintas Jalan T Nyak Arief, Jeulingke, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, jalur arah Darussalam menuju Pasar Aceh.

Tak sedikit baik penggunakan motor, mobil memperlambat lajunya, lalu mengabadikan papan bunga itu dengan telepon pinter mereka masing-masing. Foto papan bungan itu yang dipasang sekitar pukul 09.00 WIB, Rabu (17/2/2021) kemudian viral di media sosial.

Syakya Meirizal, dalam laman facebooknya memposting video papan bunga tersebut. Lalu menuliskan status “Kami hanya menggunakan hak konstitusi dan hak demokrasi yang dijamin oleh undang – Undang. Jika tidak mau dikritik jangan jadi Gubernur dan Sekda!”.

Setelah dua jam postingan itu, pada pukul 13.09 WIB ada 348 komentar dan 287 kali dibagikan serta 418 nitizen yang menyukai. Beragam komentar dituliskan nitizen di laman Syakya Meirizal.

Seorang nitizen, Muksal Al Khalidy menulis di kolom komentar status tersebut “rakyat berhak bersuara”. Lalu di bawahnya ada komentar dari Ratna Eliza “Ntar LG.. diperintahkan diambil sama Sapol PP sebelum masuk tv”. Lalu dilanjutkan komentar dari Tabrani Yunis Dua menuliskan “Biarkanlah rakyat menyampaikan aspirasinya”.

BACA JUGA: Ada Papan Bunga Nyeleneh Ucapan Selamat Aceh Termiskin Depan Kantor Gubernur

Aceh Termiskin se-Sumatera

Semenjak Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh merilis angka kemiskinan di Aceh, Senin (15/2/2021) yang menempatkan Aceh berada peringkat pertama termiskin se-Sumatera. Hujaman kritikan pedas dilontarkan nitizen di media sosial yang dialamatkan pada Gubernur Aceh dan Sekda Aceh.

BPS Aceh mencatat,  jumlah penduduk miskin di Aceh hingga September 2020 bertambah sebanyak 19 ribu orang. Sehingga, saat ini menjadi 833,91 ribu orang, atau secara persentase menjadi 15,43 persen.

Penambahan ini menjadikan Aceh kembali menjadi provinsi termiskin di Sumatera (15,43 %), disusul Bengkulu (15,30%) dan Sumatera Selatan (12,98%). Dibandingkan sebelumnya, pada bulan Maret 2020, jumlah orang miskin di Aceh 814,91 ribu orang atau 14,99 persen.

“Selama periode Maret hingga September 2020, persentase penduduk miskin di pedesaan dan perkotaan mengalami kenaikan,” kata Kepala BPS Aceh, Ihsanurrijal dalam keterangan tertulis, Senin (15/2/2021).

Ihsanurrijal menyebutkan kenaikan penduduk miskin di pedesaan naik 0,50 poin atau dari 17,4 persen menjadi 17,96 persen. Sedangkan di perkotaan, persentase kenaikan penduduk miskin naik 0,47 poin atau dari 9,84 persen menjadi 10,31 persen. BACA SELANJUTNYA: Data BPS: Aceh Kembali Jadi Provinsi Termiskin di Sumatera

Pemerintah Gelontorkan Rp 9,3 T Atasi Kemiskinan

Guna mengatasi kondisi kemiskinan yang kian terpuruk, Pemerintah Aceh sudah menyiapkan dana sebanyak Rp 9,384 triliun.

“Pemerintah Aceh terus berupaya bertahan dengan kondisi pandemi ini dan kenaikan dibawah nasional. Namun kita akui harus bekerja lebih keras lagi di tahun ini,” kata Kepala Bappeda Aceh, Teuku Ahmad Dadek, Selasa (16/2/2021).

Anggaran Rp 9,384 triliun, kata Dadek, terdiri dari Rp 8,058 triliun Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA), Rp 1,285 tiliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), serta Rp 41 miliar dari dana corporate social responsibility (CSR).

Dadek menjelaskan, dana tersebut belum termasuk dalam dana tugas pembantuan (TP), dana dekonsentrasi, dan APBD Kabupaten/kota 2021.

Selain itu, Dadek juga berharap agar dana desa juga difokuskan untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat, terutama dalam menghadapi pandemi Covid-19 di tahun 2021.

“Sektor swasta dan UMKM juga harus dirangsang bangkit di tahun 2021 ini, semoga mereka bisa lebih tahan dan kreatif dalam mempertahankan aura bisnisnya,” sebut Dadek. BACA SELANJUTNYA: Pemerintah Siapkan Rp 9,3 Triliun Atasi Kemiskinan di Aceh

Hingga saat ini papan bunga bernada kritikan itu masih terpasang depan kantor Gubernur Aceh. Warga yang melintas tetap memperlambat laju kendaraan dan mengambil foto dengan telepon pintar.[]

Total
1
Shares

Tinggalkan Balasan

Previous Article
DPRA Gelar RDP bersama Pakar Terkait Pilkada 2022

DPRA Gelar RDP bersama Pakar Terkait Pilkada 2022

Next Article
Juru Bicara Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani menyampaikan, kabupaten Pidie merupakan daerah terendah capaian vaksinasi Covid-19 untuk Tenaga Kesehatan (Nakes).

Nakes Lansia Baru Satu Orang Divaksin di Banda Aceh

Related Posts