Pemerintah Keluarkan Materai Elektronik

Pemerintah Keluarkan Materai Elektronik
Kemenkeu akan menggandeng e-commerce dalam penyediaan meterai elektronik. Ilustrasi. (DJP Kemenkeu).

Pemerintah akan melibatkan perusahaan e-commerce dalam penyediaan meterai elektronik untuk dokumen yang dibutuhkan dalam transaksi barang dan jasa secara digital.

Kasubdit Peraturan PPN, Perdagangan, Jasa dan PTLL Direktorat Jenderal Pajak Bonarsius Sipayung menjelaskan kerja sama dengan platform e-commerce penting sebab ke depan penggunaan meterai elektronik diprediksi akan semakin meningkat.

“Peranan market place akan sangat penting bagaimana pelunasan meterai dokumen digital yang terutang dalam transaksi di dunia e-commerce ini. Karena banyak transaksi secara regulasi yang ada itu sebenarnya terutang bea meterai,” ucapnya dalam Digital Regulatory Outlook 2021, Rabu (24/2/2021).

Bonarsius juga memastikan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pengusaha e-commerce dalam penyusunan regulasi terkait penggunaan meterai dalam jual beli secara digital. Tujuannya, untuk mengklasifikasi transaksi mana saja yang perlu dan tidak perlu menggunakan meterai.

“Jadi dalam konteks dunia online kita akan komunikasi secara spesifik mana saja sih yang akan kita kenakan. Sama seperti perdagangan konvensional,” imbuhnya.

Memang, lanjut Bonarsius, dalam konteks kesamaan perlakuan hak dan kewajiban dalam membayar pajak, perlakuan pemungutan meterai harus sama antara konvensional dan digital. Tapi jangan sampai ketentuan itu malah memperlambat perkembangan dunia digital.

“Jadi mestinya seimbang. Maka akan ada ruang di mana kita menentukan objek mana saja sih yang fixed akan kita kenakan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bonarsius menuturkan bahwa nantinya market place akan lebih ramai dengan masuknya bea meterai elektronik ini. Sebab meterai akan lebih menjamin keabsahan suatu perjanjian dalam transaksi secara digital.

“Ini nanti seperti jualan barang, dan juga dengan sistem yang ada apakah Tokopedia, Bukalapak atau Shopee bisa jadi semacam agen yang menjual meterai. Artinya meterai ini akan jadi komoditas yang memberikan nilai tambah. Jadi ada orang yang membutuhkan meterai elektronik bisa masuk lewat market place,” pungkasnya.[acl]

Sumber: CNNIndonesia

Total
24
Shares

Tinggalkan Balasan

Previous Article

Demo di DPRA, APAM Sebut Dewan Sibuk dengan Pokir

Next Article
Sebuah unit tempat ibadah (musala) di lokasi wisata Danau Laot Bhee Desa Gunong Buloh, Kecamatan Panga, Aceh Jaya, diduga dibakar oleh orang tak dikenal (OTK) pada Selasa (23/2/2021).

Musala di Tempat Wisata Aceh Jaya Dibakar OTK

Related Posts