Perlukah Gunakan Masker Dua Lapis Tangkal Corona

Perlukah Gunakan Masker Dua Lapis Tangkal Corona
Efektifkah Pakai Masker Double untuk Cegah COVID-19. klikdokter

Selama pagebluk Covid-19 melanda dunia sejak akhir 2019 lalu di Huwan, China, Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization) meminta warga menggunakan masker saat berada di ruang publik. Penggunaan masker memang terbukti bisa menurunkan resiko terpapar virus corona.

Kemunculan varian baru virus corona yang mudah menular di Amerika Serikat telah mengubah cara pandang orang penggunaan masker. Pemerintah setempat meminta masyarakat untuk meningkatkan perlindungan diri, salah satunya ada usulan penggunaan masker dua lapis.

Kepala Penasihat Medis Presiden Joe Biden, Anthony Fauci mengatakan memakai satu lapis masker, lalu menambahkan satu lapisan masker lagi adalah tindakan yang sangat masuk akal.

“Mungkin akan lebih efektif dalam menangkal virus corona,” kata Anthony Fauci dilansir dari klikdokter.com.

Presiden Biden dan Wapres Kamala Harris memang telah menerapkan cara ini sebelum keduanya dilantik. Pada hari pelantikan, Biden dan Harris beserta masing-masing pasangan juga memakai dua masker untuk menambah proteksi diri.

Faktanya, penelitian menunjukkan masker satu lapis tidak terlalu efektif dalam memblokir aerosol. Bahkan, masker kain 2-3 lapis buatan sendiri hanya memiliki efektivitas 50-60 persen.

Masker bedah, juga disebut masker medis, terbuat dari tiga lapis kain. Bagian terluar adalah lapisan antiair.

Sementara itu, lapisan tengah berperan sebagai filter atau penyaring kuman, virus, debu, dan lainnya. Terakhir, lapisan dalam berfungsi menyerap cairan yang keluar dari hidung ataupun mulut.

Menanggapi hal ini, dr. Astrid Wulan Kusumoastuti mengatakan, Rekomendasi WHO untuk masker adalah tiga lapis. Dan, masker bedah itu standarnya sudah tiga lapis.

“Jadi, memang dianjurkannya satu masker bedah saja sudah cukup,” ujarnya.

Menambahkan pernyataan tersebut, dr. Sepriani Timurtini Limbong dari klikdokter.com mengutarakan, masker medis satu buah kalau digunakan dengan benar sebenarnya sudah efektif.

“Tetapi, kalau Anda mau menggunakan dua masker medis, juga tidak masalah. Yang terpenting, benar cara penggunaannya, yaitu menutupi area hidung dan mulut, tidak ada gap antara kulit wajah dan masker,” tegasnya.

Tips Memakai Masker 2 Lapis Sekaligus

Jadi, kuncinya ada di cara memakai masker medis. Mau memakai satu atau lebih masker, kalau penggunaannya keliru, tidak akan maksimal memproteksi Anda dari virus corona.

Berikut beberapa tips cara memakai masker:

  1. Pastikan pemakaian masker dilakukan dengan benar dan harus memastikan masker menutupi area hidung, mulut, dan tidak ada jarak antara kulit wajah dan masker.
  2. Jika ingin menggunakan masker kain sebagai lapisan paling luar, lapisi lagi dengan masker bedah di dalamnya. Anda juga diminta untuk memilih bahan dasar kain dengan tenunan yang ketat.
  3. Pastikan untuk mencuci masker kain setiap kali selesai dipakai, lalu segera buang masker bedah. Jangan gunakan masker bedah dua kali karena bisa menurunkan efektivitas masker.
  4. Masker bedah yang kotor justru berpotensi membuat penggunanya jadi sulit untuk bernapas dan memudahkan virus masuk.
  5. Saat mencuci masker kain, jangan gosok masker terlalu kencang. Rendam dalam air sabun lalu bilas hingga bersih. Setelahnya, keringkan masker hingga setiap bagiannya kering merata.

Tidak selalu harus memakai masker dua lapis, apalagi jika sudah menggunakan masker medis dengan benar. Namun, jika tetap ingin pakai masker dua lapis, gunakanlah di tempat yang berventilasi buruk.

“Kapan dianjurkan pakai menggunakan masker berlapis? Kalau Anda berada di tempat dengan ventilasi yang buruk dan tidak memungkinkan jaga jarak, tinggal di daerah dengan angka COVID-19 yang tinggi, serta bersama orang usia lanjut atau komorbid tertentu,” ujar dr. Sepriani.

Selain itu, saat sedang berkumpul dengan teman atau kerabat, juga bisa meningkatkan proteksi diri dengan menggunakan masker dua lapis.

Ia mengingatkan, meski seseorang terlihat sehat, bukan berarti mereka tidak terinfeksi virus corona. Ingat, tidak semua orang yang positif virus corona itu bergejala, jadi tetap waspada ya!

Total
1
Shares

Tinggalkan Balasan

Previous Article
FK USK Luluskan 23 Dokter Spesialis Paru

FK USK Luluskan 23 Dokter Spesialis Paru

Next Article
Potensi Perikanan Aceh

Foto Feature: Potensi Perikanan Aceh

Related Posts