Polisi Masih Selidiki Kasus Tewasnya Wanita Pengemudi Taksi Online

Dok. Istimewa

Kepolisian Resor (Polres) Lhokseumawe masih melakukan penyelidikan terkait kematian perempuan sopir Grab Car asal Medan, Sumatra Utara, yang ditemukan dalam jurang di kawasan Gunung Salak, Kecamatan Nisam, Aceh Utara.

“Masih lidik tersangka,” kata Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto saat dikonfirmasi, pada Kamis (10/6/2021).

Ia menyampaikan, pihaknya masih melakukan pengembangan. Termasuk, pelanggan terakhir yang memesan jasa transportasi dikemudi perempuan berusia 58 tahun tersebut pada Kamis (3/6/2021) lalu.

“Kita masih lakukan pengembangan terhadap siapa penyewa terakhir dari Grab ini. Mungkin karena sudah sering berlangganan sehingga tidak melalui aplikasi yang ada,” ujarnya.

Indikasi awal, perempuan berinisial C itu merupakan korban perampokan yang berujung dengan pembunuhan.

Meski demikian, polisi tidak mau banyak berspekulasi dan masih melakukan penyelidikan sampai ketemu alat bukti yang bisa menjelaskan bahwa korban ini dibunuh.

Sementara itu, jenazah korban yang sebelumnya berada di Rumah Sakit Umum (RSU) Cut Meutia, di Lhokseumawe saat ini telah dijemput pihak keluarganya.

“Dijemput pada Senin, tanggal 7 Juni lalu,” ujarnya.

Perempuan berinisial C itu ditemukan di jurang Jalan Jalan Kertas Kraf Aceh (KKA)-Bener Meriah Kilometer 31, kawasan Gunung Salak, Kecamatan Nisam, Aceh Utara.

Korban yang awalnya tanpa identitas, belakangan diketahui merupakan warga Jalan Metal Raya, Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, Medan, Sumatra Utara.

Total
0
Shares

Tinggalkan Balasan

Previous Article

IJTI Gelar Uji Kompetensi Jurnalis di Banda Aceh

Next Article

Ketua MPR RI Minta Aceh Buka Ruang untuk Investor

Related Posts