Prof Farid: Pemerintah Harus Bijak Sikapi Proyek IPAL di Banda Aceh

Pemerintah Harus Bijak Sikapi Proyek IPAL di Banda Aceh
Guru Besar UIN Ar Raniry, Banda Aceh, Prof. Dr. H. Farid Wajdi Ibrahim, MA. Rianza Alfandi | readers.ID

Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Farid Wajdi Ibrahim, meminta pemerintah agar lebih bijak menyikapi proyek Instalasi Proyek Air Limbah (IPAL) di Gampong Pande, sehingga dapat diterima semua pihak.

“Kalau bisa jangan dipaksakan dulu, perlu dicari jalan yang arif dan bijak sebagaimana bisa diterima oleh semua pihak, karena pembangunan itu juga merupakan hal yang bagus bagi masyarakat dan kota Banda Aceh sendiri,” kata Prof Farid kepada Readers.ID, Jumat (5/3/2021).

Prof Farid menyebutkan, jika memang proyek tersebut mengundang kontra yang berkelanjutan. Ia menyarankan pihak terkait untuk mencari lokasi lain yang dinilai lebih strategis.

BACA JUGA: Mapesa Ungkap Ironi IPAL: Jargon Kosong Kota Pusaka

“Kalau muncul kontra pada hari ini, kita harus mencari jalan keluar dulu. Kenapa memaksa harus di situ, padahal kan banyak juga tempat-tempat lain yang berada jauh dengan pemukiman dan berada di dekat laut yang tidak ada kaitan dengan situs sejarah ini,” ujar Farid.

Untuk menjaga situs-situs bersejarah, kata Farid, ke depan seharusnya terdapat departemen pemerintah yang memang benar-benar memperhatikan hak-hak sejarah. “Karena juga harus ada yang namanya pemugaran sejarah,” katanya.

Kemudian, guru besar kampus biru itu juga sepakat dengan saran yang pernah disampaikan oleh Budayawan Aceh, bahwa bangunan di lokasi proyek IPAL tersebut sangat cocok jika dijadikan sebagai museum cagar budaya, karena terdapat nilai kesakralan sejarah.

“Di lokasi itu memang ada nilai kesakralan dengan situs sejarah, bagusnya dibangun museum saja seperti yang diusulkan para sejarawan. Supaya nanti tidak diambil alih oleh pihak lain lagi yang kemudian menimbulkan problem dikemudian hari,” pungkasnya.[acl]

Total
4
Shares

Tinggalkan Balasan

Previous Article
SBY Serukan 'Perang' Usai Moeldoko Jadi Ketum KLB Demokrat

SBY Serukan 'Perang' Usai Moeldoko Jadi Ketum KLB Demokrat

Next Article
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Aceh Berpotensi Hujan Lebat

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Aceh Berpotensi Hujan Lebat

Related Posts