Sambut Bonus Demografi, KOPI Luncurkan Inkubator Bisnis Pemuda

Koperasi Organisasi Pemuda Indonesia (KOPI) lahir dan meluncurkan Inkubator Bisnis Pemuda pada hari ini di Bandung, Jawa Barat, Jumat (5/2/2021). (Foto/Ist)

Koperasi Organisasi Pemuda Indonesia (KOPI) meluncurkan Inkubator Bisnis Pemuda, Jumat (5/2/2021) sebagai upaya menyambut tantangan bonus demografi di Indonesia.

“Lahirnya KOPI beranjak dari kesadaran pentingnya sinergi dan kolaborasi di tengah situasi pandemi ini,” kata Ketua KOPI, Ervan Taufiq di sela-sela peluncuran program inkubasi tersebut di Bandung, Jawa Barat, Jumat lalu.

Ervan menceritakan, momentum cikal bakal kelahiran KOPI muncul saat Muktamar Pemuda Islam ke-I  pada 4 April 2019 silam. Pemuda Islam, kata dia, perlu berusaha meneguhkan kebangkitan ekonomi umat.

“Sekaligus menjadi langkah konkret dari sebuah gagasan pemuda Indonesia yang siap menyambut bonus demografi serta memberi kontribusi untuk kemajuan ekonomi bangsa,” tegasnya.

Inkubator bisnis pemuda ini nantinya, terang Ervan, bakal memberikan dukungan bisnis untuk percepatan pengembangan usaha, tentunya dengan menyediakan berbagai sumber daya dan layanan yang diperlukan kepada para anggota.

Selain pendampingan teknis, program inkubasi juga bakal menjadi pusat praktik dalam pengelolaan bisnis budidaya pertanian dan peternakan. Di antaranya dengan adanya unit usaha pepaya california, wisma inkubator dan unit usaha peternakan ayam petelur, ayam pedaging, kebun mangga, franchising makanan cepat saji, barbershop dan lainnya.

“Dengan berbagai keberagaman potensi yang jadi modal penting untuk bersinergi, ini bisa menjadi sebuah kekuatan generalis,” kata Ervan meyakinkan.

Momentum ini, beriringan dengan kehadiran UU Cipta Kerja. Dalam kacamata Ervan, ada beberapa kemudahan seperti pendirian usaha bagi usaha mikro dan kecil, mendapatkan pinjaman dan bantuan pemerintah melalui dana hibah, access to market (government provide) dan keringanan perpajakan selama dua tahun.

Peluncuran inkubator Bisnis ini juga dihadiri Mohammad Rudy Salahuddin (Deputy Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan dan UMKM), Arief Rosyid Hasan (Komisaris Bank Syariah Indonesia), Ari Permana (Direktur Pembiayaan Syariah LPDB-KUMKM), M Pradana Indraputra (Staff Khusus BKPM),  dan Kanwil Bank Syariah Indonesia (BSI) Jabar.

Hadir pula tokoh pemuda pengurus KOPI seperti Ketua Pengawas Arief Rasyid Hasan, Ketua KOPI Ervan Taufiq, sekretaris Suhardi dan bendahara Wizdan Fauran Lubis dan Yosse Hayatullah serta sejumlah pengurus dan anggota lainnya. (ril)

Total
0
Shares

Tinggalkan Balasan

Previous Article

Pemerintah Tegaskan Vaksinasi Ikhtiar untuk Menangani Pandemi

Next Article

Operasi Yustisi di Lueng Bata Jaring 43 Pelanggar Prokes

Related Posts