Satpol PP Angkut Sapi yang Berkeliaran di Jalanan Banda Aceh

Satpol PP Kota Banda Aceh, menangkap tiga sapi yang tengah berkeliaran di jalan Iskandar Muda kawasan Blang Oi, Banda Aceh, Rabu (4/2/2021). Foto: Dok. Istimewa

Petugas Satpol PP Kota Banda Aceh menangkap tiga ekor sapi yang tengah berkeliaran di jalan Iskandar Muda kawasan Blang Oi, Banda Aceh, Kamis (04/02/2021). Penertiban hewan ini dilakukan agar jalanan kota bebas dari hewan peliharaan warga, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dan pengguna jalan.

Kabid Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat (Trantibum) Evendi A Latief, mengatakan, guna menciptakan kondisi kota yang aman dan nyaman Satpol PP/WH Banda Aceh terus melakukan patroli secara rutin dan akan menangkap ternak yang berkeliaran di kawasan kota.

“Kami imbau kepada seluruh pemilik ternak agar mengandangkan hewan peliharaannya atau dipelihara di suatu tempat yang jauh dari permukiman warga, apa itu diikat atau seperti apa, sehingga tidak berkeliaran di kawasan kota,” kata Evendi.

Satpol PP Kota Banda Aceh, menangkap tiga sapi yang tengah berkeliaran di jalan Iskandar Muda kawasan Blang Oi, Banda Aceh, Rabu (4/2/2021). Foto: Dok. Istimewa

Ketiga hewan ternak yang telah diamankan tersebut, kata Evendi, saat ini sudah diamankan di Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Banda Aceh di Gampong Pande, Kecamatan Kutaraja.

Sesuai dengan Qanun Nomor 12 tahun 2004 tersebut, para pelanggar dikenakan biaya denda untuk pemeliharaan ternak selama masa penitipan di RPH Banda Aceh, sebesar Rp100 ribu per hari.

“Bagi warga yang memiliki ternak tersebut dapat mengambilnya ke RPH kota Banda Aceh dan membuat surat pernyataan untuk tidak melanggar kembali Qanun No 12 tahun 2004. Ditambah dengan menyerahkan surat keterangan kepemilikan ternak dari gampong yang diketahui oleh polsek, danramil serta dari kecamatan,” ujarnya.

Evendi menegaskan petugas Satpol PP setiap harinya akan terus berpatroli dan menyisir setiap ruas jalan dalam kota untuk memastikan tidak ada hewan peliharaan seperti kambing, sapi yang dilepas oleh masyarakat. (ril)

Total
1
Shares
1 comment
  1. Sangat membahayakan pengendara kendaraan bermotor. Saya hampir nabrak sapi kemarin saat balik dari meulaboh ke banda Aceh. Semoga bisa segera ditertibkan oleh pemerintah Aceh kalau memang masih tidak ada kesadaran dari para pemilik ternak tersebut 😩

Tinggalkan Balasan

Previous Article

Tukik Belimbing Sang Penjelajah Samudera

Next Article
Hendra Budian: Tenaga Medis Wajib Divaksin

Hendra Budian: Tenaga Medis Wajib Divaksin

Related Posts