Sudah 51 Ribu Warga Aceh Tamiang Divaksinasi

vaksinasi massal.
vaksinasi massal. Foto: Hotli Simanjuntak/readers.ID

Bupati Aceh Tamiang, Mursil menyebutkan, 23 persen atau sekitar 51 ribu warga Aceh Tamiang telah divaksinasi Covid-19 hingga triwulan ketiga 2021.

“Capaian vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Aceh Tamiang sudah mencapai 23 persen atau 51 ribu orang dari jumlah target sasaran vaksin 225 ribu jiwa,” kata Mursil dilansir dari Antara, pada Kamis (23/9/2021).

Ia menjelaskan capaian vaksinasi tersebut termasuk rendah karena terkendala minimnya tenaga medis di Aceh Tamiang dalam mendukung program vaksinasi.

Oleh karena itu, Aceh Tamiang dikatakan Mursil, membutuhkan dukungan pemerintah provinsi agar dapat mengirimkan bantuan tenaga medis guna mengoptimalkan program vaksinasi di gerai-gerai vaksin yang tersedia.

“Kami terus memaksimalkan program vaksinasi vaksin Covid-19 ini. Kami juga mengharapkan ada bantuan dokter atau tenaga medis dari pemerintah provinsi,” kata Mursil.

Meskipun persentase warga Aceh Tamiang divaksinasi secara keseluruhan belum memuaskan, namun capaian penyuntikan antivirus tersebut diakui Mursil, masih lebih baik dibandingkan dengan daerah lain di Aceh.

“Kami optimis bila ada tambahan dokter, akhir tahun ini Aceh Tamiang akan tebus target 50 persen, dan 2022 seluruh masyarakat sudah divaksin,” kata dia.

Ia juga mengajak kalangan ulama di kabupaten itu ikut mengedukasi masyarakat tentang pentingnya vaksinasi sebagai ikhtiar mengakhiri pandemi Covid-19.

“Serta mengajak umat berdoa dan meningkatkan ibadah agar wabah Covid-19 berakhir serta aktivitas masyarakat di segala lini kembali normal,” kata Mursil.[mu]

Total
2
Shares

Tinggalkan Balasan

Previous Article
Mantan Menteri Sosial Juliari Batubara dan penasihat hukumnya Maqdir Ismail mengikuti sidang pembacaan vonis dari Gedung Pusat Edukasi AntiKorupsi KPK Jakarta.

Eks Mensos, Juliari Batubara Ditahan di Lapas Tangerang

Next Article
Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Rancangan Qanun (Raqan) Aceh Tentang Pertanahan di Gedung Utama DPRA.

Komisi I DPRA Gelar RDPU Raqan Pertanahan

Related Posts