Tukik Belimbing Sang Penjelajah Samudera

Melepas tukik (anak penyu) di kawasan Babah Dua, Pantai Lampuuk Aceh Besar, Rabu (3/2/2021). Foto: Fachrizal

Aceh-Japan Community berkerja sama dengan Kelompok Konservasi Penyu Lampuuk melaksanakan aksi melepas tukik (anak penyu) di kawasan Babah Dua, Pantai Lampuuk Aceh Besar, Rabu 03 Februari 2021.

Pelepasan tukik ini merupakan kegiatan edukasi dan bahan belajar bagi anak-anak untuk mencintai lingkungan. Kegiatan ini juga sekaligus sebagai aksi penggalangan donasi untuk konservasi penyu di kawasan tersebut, yang selama ini hanya mengandalkan tenaga relawan.

Melepas tukik (anak penyu) di kawasan Babah Dua, Pantai Lampuuk Aceh Besar, Rabu (3/2/2021). Foto: Fachrizal

Aceh-Japan Community merupakan komunitas seni yang terbentuk dari interaksi international melalui Skype antara siswa Sekolah Dasar di Aceh dan Tohoku, Japan yang di mulai pada tahun 2013 lalu.

“Alhamdulillah, tahun ini hampir sama seperti di tahun yang lalu. Tukik ini berjenis Belimbing dan ini adalah sangkar pertama di tahun 2021. Ada 3 buah sangkar yang masih menunggu menetas sekaligus menunggu juga induk – induk penyu lain datang kemari.” Kata Ikhsan, Koordinator Kelompok Konservasi Penyu.

Menurut Iksan, selama proses pelepasan tukik, anak – anak terlihat sangat senang dan antusias. Penyu belimbing merupakan jenis penyu yang sering bertelur di wilayah pantai Provinsi Aceh. Telur penyu sering menjadi sasaran perburuan oleh masyarakat untuk dijual karena harganya termasuk tinggi.

Melepas tukik (anak penyu) di kawasan Babah Dua, Pantai Lampuuk Aceh Besar, Rabu (3/2/2021). Foto: Fachrizal

Dermochelys Coriacea atau penyu belimbing memiliki bentuk tempurung seperti buah belimbing ini merupakan hewan karnivora dengan makanan utama adalah ubur-ubur atau invertebrata berbadan lunak. Penamaan lokalnya pun beragam antara lain penyu raksasa, penyu kantong, penyu kantong gelising, tabob dan mabo.

Meskipun telur penyu berada di luar wilayah konservasi, namun tetap tidak boleh diambil, kecuali untuk kepentingan konservasi atau penyelamatan. Yang dilindungi bukan hanya penyu, tapi juga bagian-bagiannya termasuk telur.

Penyu merupakan salah satu hewan langka yang sangat dilindungi oleh pemerintah, baik di tingkat nasional maupun internasional. Indonesia merupakan salah satu negara yang beruntung karena menjadi habitat 6 dari 7 spesies penyu yang ada di Indonesia.

Melepas tukik (anak penyu) di kawasan Babah Dua, Pantai Lampuuk Aceh Besar, Rabu (3/2/2021). Foto: Fachrizal

Kabupaten Aceh Besar memiliki pantai berpasir hampir di sepanjang pesisirnya. Kondisi ini mengindikasikan bahwa penyu mendarat dan bertelur di beberapa lokasi. Termasuk diantaranya adalah Pantai Kuala Cut Lampuuk di Kecamatan Lhoknga. Pantai Lampuuk memiliki bentangan sepanjang 3 Km.

Pantai ini merupakan lokasi pendaratan berbagai jenis penyu. Hal ini diketahui dari adanya aktivitas pendaratan penyu untuk bertelur pada musim timur, dimulai dari bulan November hingga Maret setiap tahun di sepanjang pantai Lampuuk.

Melepas tukik (anak penyu) di kawasan Babah Dua, Pantai Lampuuk Aceh Besar, Rabu (3/2/2021). Foto: Fachrizal

Penyu dijuluki sebagai hewan “Penjelajah Samudra”. Fakta menjelaskan bahwa penyu dapat menempuh jarak ribuan kilometer untuk bermigrasi bahkan hingga menyeberangi benua yang berbeda.

Letak geografis Indonesia yang unik, sangat menunjang persebaran hewan yang memiliki keunikan dari tempurung atau karapasnya. Penelitian ilmiah membuktikan bahwa Indonesia yang memiliki laut tropis hangat dan diapit oleh dua samudera yaitu Samudra Pasifik dan Hindia menjadi rute penting bagi migrasi penyu.

Tak heran jika 6 dari 7 spesies penyu yang ada di dunia terdapat di Indonesia, antara lain jenis penyu sisik (Eretmochelys imbricate), Penyu Hijau (Chelonia mydas), Penyu Belimbing (Dermochelys coriacea), Penyu Tempayan (Caretta caretta), Penyu Pipih (Natator depressus), dan Penyu Lekang (Lepidochelys olivacea). (Hotli)

Fotografer: Fachrizal

Total
1
Shares

Tinggalkan Balasan

Previous Article

Jaring Ketua Baru, AJI Banda Aceh akan Gelar Konferta

Next Article

Satpol PP Angkut Sapi yang Berkeliaran di Jalanan Banda Aceh

Related Posts