Wamenkes: Biaya USG di Puskesmas Ditanggung Oleh BPJS Kesehatan

ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
Arsip Foto. Dokter melakukan pemeriksaan ultrasonografi (USG) pada ibu hamil di satu rumah sakit. [ANTARA FOTO/Nova Wahyudi]

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Republik Indonesia, Dante Saksono Harbuwono mengatakan, biaya pemeriksaan kandungan menggunakan alat ultrasonografi (USG) di puskesmas akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

“USG akan di-cover pembiayaan oleh BPJS Kesehatan. Ini layanan primer di puskesmas sehingga masyarakat lebih mudah mengakses pelayanan USG,” kata Dante, pada Kamis (25/11/2021) dilansir dari Antara.

Guna menyediakan pelayanan USG di puskesmas, Kementerian Kesehatan membagikan alat pemeriksaan tersebut ke puskesmas-puskesmas.

Kementerian Kesehatan menyiapkan total 4.627 unit alat USG portabel untuk didistribusikan ke seluruh puskesmas di Indonesia pada tahun 2021 dan 2022.

Selain membagikan alat pemeriksaan USG, Kementerian Kesehatan melatih bidan dan dokter di puskesmas untuk mengoperasikan alat ultrasonografi, yang antara lain bisa digunakan untuk memantau kondisi rahim dan perkembangan janin pada ibu hamil.

“Sudah ratusan dokter puskesmas yang kita latih untuk menggunakan alat ultrasonografi ini,” kata Dante.

“Kita akan jangkau puskesmas di daerah yang saat ini masih sulit untuk terjangkau tenaga kesehatan,” imbuh Wamenkes.

Penyediaan layanan pemeriksaan USG di puskesmas diharapkan dapat menekan angka kematian bayi dan ibu melahirkan.[mu]

Total
9
Shares

Tinggalkan Balasan

Previous Article
Humas Polres Gayo Lues/readers.ID

158 Kilogram Ganja Hasil Penangkapan Dimusnahkan Polres Gayo Lues

Next Article
ANTARA/HO-Humas Kepolisian Indonesia

Kapolri Minta Jajaran Petakan Potensi Kerawanan Jelang Nataru

Related Posts