Warga Aceh Timur Kritis Usai Dibacok Besannya Sendiri

Ilustrasi.

Seorang warga asal Desa Seuneubok Drien, Aceh Timur, bernama Sulaiman Thaib (47) kritis setelah dibacok besannya sendiri yang berinisial IS (47).

Kejadian tersebut diduga karena pelaku IS meminta kepada korban agar anaknya (menantu IS) mau bertanggung jawab atas kehamilan anak perempuannya.

Plt Kapolsek Idi Tunong, Ipda JM Tambunan, mengatakan insiden tersebut terjadi sekitar pukul 18.45 WIB, bermula saat korban pulang dari pasar dengan mengendarai mobil merk Mitsubishi L300 serta bermaksud hendak mengantarkan lembu.

Di tengah perjalanan, di Desa Alu Lhok, kata Tambunan, tiba-tiba palaku IS mencegat korban dengan maksud meminta pertanggungjawaban dari anak korban atas kehamilan anaknya dan saat ini sudah melahirkan.

“Mendengar hal tersebut, korban mengatakan kepada pelaku, ‘bagaimana anak saya mau bertanggung jawab, sedangkan anak perempuanmu dinikahi oleh anak saya bulan Agustus 2020 tapi bulan November 2020 sudah melahirkan’,” jelas Tambunan, Kamis (25/2/2021).

Mendengar jawaban dari korban seperti itu, kata Tambunan, pelaku emosi dan langsung membacok korban dengan menggunakan pisau.

Tambunan menjelaskan, saat mendapat serangan mendadak, korban sempat melakukan perlawanan, namun tubuh korban yang banyak luka kemudian meminta bantuan ke rumah keluarganya yang berada di Desa Paya Gaboh, Kecamatan Idi Tunong. Sedangkan pelaku melarikan diri usai melakukan penganiayaan terhadap korban.

“Korban selanjutnya dibawa korban ke Puskesmas Idi Tunong, kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Graha Bunda Idi Rayeuk,” katanya.

“Saat ini kasus tersebut sedang dalam penyelidikan Poslek Idi Tunong yang dibackup Resmob Satreskrim Polres Aceh Timur,” tambahnya.[]

Total
10
Shares

Tinggalkan Balasan

Previous Article

Mempertanyakan Dalih Revisi UU ITE

Next Article

OPINI: Mengelola Sampah Ala Zero Waste di Banda Aceh

Related Posts