Kepala ARC-USK Terima Innovation and Entrepreneurship Awards dari Australian Global Alumni-Kedutaan Besar Australia 

Kita memang bukan superman, tapi kita adalah super tim yang mewakafkan sisa kehidupan kita untuk kebaikan masyarakat, bangsa dan negara.

Waktu Baca 4 Menit

Kepala ARC-USK Terima Innovation and Entrepreneurship Awards dari Australian Global Alumni-Kedutaan Besar Australia 
Syaifullah Muhammad bersama para penerima Innovation and Entrepreneurship Awards

BANDA ACEH-READERS, Kepala ARC-PUIPT Nilam Aceh Universitas Syiah Kuala (USK), Dr. Syaifullah Muhammad, menerima penghargaan bergengsi untuk kategori Innovation and Entrepreneurship dari Global Australia Alumni Kedutaan Besar Australia di Jakarta, Selasa (13/12/2022)

Perhelatan award presentation dilaksanakan di kediaman resmi Duta Besar Australia untuk Indonesia Penny William di Jalan Teuku Umar No. 7 Menteng Jakarta Pusat, yang dikemas dalam suasana Garden Party dan dihadiri sejumlah tamu undangan dari Kedutaan Besar Australia. 

Selain Syaifullah, pemenang lainnya adalah Nazwa Shihab Jurnalis terkenal yang saat ini juga merupakan Founder dari Narasi TV untuk kategori Alumni of the year 2022 dan Dr. Antoni Tsaputra untuk kategori Promoting Women’s Empowermen and Social Inclusion dari Australia Indonesia Disability Research and Advocacy Network (AIDRAN).

Kemenangan ketiganya merupakan hasil seleksi dewan juri dari ratusan nominasi yang diusulkan. Syaifullah Muhammad sendiri dianggap unggul karena inovasi hulu-hilir nilam yang telah dilakukan selama 6 tahun lebih bersama Atsiri Research Center Universitas Syiah Kuala (ARC-USK). 

Dalam sambutannya Syaifullah menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada Duta Besar Australia dan juga Global Australia Alumni atas penghargaan yang diberikan. Penghargaan ini diperoleh Syaifullah atas usulan Curtin University Alumni Chapter Indonesia (CUACI).

Syaifullah Muhammad bersama Najwa Shihab sebagai penerima Innovation and Entrepreneurship Awards

“Penghargaan ini kembali saya dedikasikan kepada semua tim ARC yang bekerja keras lebih dari 6 tahun melakukan inovasi berbasis ilmu pengetahuan hulu-hilir nilam Aceh” ungkap Syaifullah.

“Saat ini telah terbentuk ekosistem baru dari industri nilam Aceh yang lebih berkeadilan untuk semua stakeholders termasuk kepada masyarakat petani-penyuling dan dunia usaha” ujar Syaifullah.

“Penghargaan ini akan semakin memotivasi tim ARC untuk lebih giat lagi bekerja sehingga kesejahteraan masyarakat khususnya petani nilam bisa meningkat” kata Syaifullah.

“Kita memang bukan superman, tapi kita adalah super tim yang mewakafkan sisa kehidupan kita untuk kebaikan masyarakat, bangsa dan negara” tutup Syaifullah.

Pemenang award lainnya Nazwa Shihab menceritakan pengalamannya sekolah politik di Melbourne University hingga menjadi jurnalis di Metro TV yang harus mengcover isu politik, perang, bencana dan para tahanan. 

“Saya sangat berterima kasih dengan pengharhaan ini,  hal ini akan menjadi aset tambahan untuk terus bekerja bagi kepentingan publik” ujar Nazwa.

Syaifullah Muhammad bersama Duta Besar Australia untuk Indonesia Penny William

“Untuk para jurnalis, network akan selalu menjadi aset yang berharga. Prestasi signifikan seorang jurnalis adalah ketika mereka konsisten bekerja sehingga suara publik bisa diperkuat untuk mempengaruhi sebuah kebijakan publik” pungkas Nazwa.

Sementara itu Duta Besar Australia untuk Indonesia Penny William, menyampaikan bahwa awards presentation ini sengaja dikemas dalam suasana Barbeque ala Australia agar terasa lebih akrab. Australia-Indonesia adalah sahabat yang akrab yang akan selalu saling membantu dan saling memahami. 

“Saya ucapkan selamat kepada para pemenang yang luar biasa, yang telah berkontribusi pada bidangnya masing-masing untuk masyarakatnya” ujar Penny yang pada masa silam pernah mengikuti pertukaran siswa Indonesia-Australia.

Editor:
Sumber:ARC-USK

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...