Menparekraf Minta UMKM Gabung Komunitas Untuk Tingkatkan Daya Saing

Tidak sedikit pelaku UMKM yang sudah naik kelas setelah bergabung dengan komunitas-komunitas UMKM, di antaranya ada UMKM yang sudah bisa menjual sahamnya kepada publik (IPO)

Waktu Baca 2 Menit

Menparekraf Minta UMKM Gabung Komunitas Untuk Tingkatkan Daya Saing
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno. (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

BANDUNG, READERS — Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno meminta para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk bergabung dengan komunitas-komunitas wirausaha guna meningkatkan daya saing.

Menurut Menparekraf,  komunitas-komunitas UMKM memiliki semangat yang sama agar para anggotanya bisa naik kelas. Tentunya hal tersebut dapat berpengaruh terhadap peningkatan ekonomi.

"UMKM inilah yang berkontribusi dalam menciptakan lapangan kerja, UMKM lah yang berkontribusi pada ekonomi kita," kata Sandiaga di SOR Arcamanik, Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (22/1/2023).

Dia mengatakan tidak sedikit pelaku UMKM yang sudah naik kelas setelah bergabung dengan komunitas-komunitas UMKM, di antaranya ada UMKM yang sudah bisa menjual sahamnya kepada publik (IPO).

"Ada juga bisnis di bidang seprai, bantal, dan kuliner yang semakin besar. Kita dorong dengan suntikan program pemerintah sehingga dapat membuka peluang kerja seluas-luasnya," kata dia.

Menurutnya e-Katalog merupakan salah satu upaya pemerintah agar produk UMKM lokal tidak kalah dengan produk luar negeri. Meski produk lokal harganya lebih tinggi, tetapi lembaga-lembaga pemerintahdiwajibkan untuk membeli produk di e-Katalog.

Dengan cara itu, dia yakin UMKM akan menciptakan 2 juta lebih tenaga kerja baru dan membantu peningkatan ekonomi Indonesia sekitar 1,7 persen.

"Jadi bergabunglah dengan komunitas untuk didaftarkan di e-Katalog," kata dia.

Sementara itu, Presiden Komunitas Wirausaha Tangan Di Atas (TDA) Ibrahim M Bafagih mengatakan di komunitasnya itu para pengusaha yang berkelimpahan didorong untuk berkontribusi bagi ekonomi Indonesia.

Terlebih lagi, kata dia, para UMKM perlu dimotivasi agar bisa bangkit setelah pandemi COVID-19 yang sempat menurunkan gairah ekonomi.

"Ini menjadi satu bongkahan kecil dengan visi Indonesia di usia emasnya 2045 menjadi Indonesia maju, dengan ini TDA salah satu bagian dari meningkatkan ekonomi di Indonesia," kata Ibrahim.

Sumber:Antara

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...