Polisi Selidiki Pelemparan Molotov di Rumah Pimpinan Ponpes di Aceh Barat

Winardy meminta masyarakat tetap tenang dan jangan berspekulasi macam-macam terkait kejadian ini.

Waktu Baca 1 Menit

Polisi Selidiki Pelemparan Molotov di Rumah Pimpinan Ponpes di Aceh Barat
Polisi sedang melakukan penyelidikan di rumah salah seorang pimpinan pesantren di Aceh Barat yang dilempar molotov.

BANDA ACEH, READERS – Polres Aceh Barat sedang menyelidiki kasus pelemparan bom molotov ke rumah salah seorang pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Majelis Belajar Iqra (MBI) Meulaboh yang berlokasi di Joran Akib Jalan Purnama, Gampong Drien Rampak, Kecamatan Johan Pahlawan, kabupaten setempat.

"Benar ada kejadian pelemparan bom molotov ke salah satu rumah warga di Aceh Barat. Namun, api bom tersebut tidak menjalar dan padam dalam pekarangan rumah," kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy, Selasa (17/5/2022).

Winardy mengatakan, saat ini Polres Aceh Barat sedang melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara untuk mengungkap pelaku dan motif pelemparan bom molotov tersebut.

Petugas juga sudah mengamankan beberapa barang bukti berupa pecahan botol, sumbu kain terbakar, sapu yang terbakar, keset kaki yang terbakar, abu bekas bakaran, dan rekaman CCTV di sekitar TKP.

Winardy meminta masyarakat tetap tenang dan jangan berspekulasi macam-macam terkait kejadian ini.

"Percayakan pada Polisi untuk mengungkapnya. Nanti, hasilnya akan kita sampaikan dalam rilis resmi," ujarnya.

Sebelumnya, satu unit rumah milik pimpinan Pondok Pesantren Majelis Belajar Iqra (MBI) Meulaboh, berlokasi di ruas Jalan Purnama, Lorong Pawang Leman, Meulaboh, Aceh Barat, dilempari bom molotov oleh orang tidak dikenal pada Selasa (17/5/2022) siang.

Akibatnya rumah milik ustadz hafizh Al Quran tersebut terbakar di bagian depan rumah.

"Alhamdulillah, saya dan keluarga selamat. Keluarga saya selamat," kata Pimpinan Ponpes MBI Aceh Barat, Ustadz H Abdullah Akib Lc.

Editor:

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...