Strategi Vitidsarn Demi Menangi India Open 2023

Author

Waktu Baca 2 Menit

Strategi Vitidsarn Demi Menangi India Open 2023
Tangkapan layar saat Kunlavut Vitidsarn berkalung medali emas seusai menjuarai India Open 2023 dengan mengalahkan Viktor Axelsen dalam babak final di New Delhi, Minggu (21/01/2023). ANTARA/ddn/bwf.official.

JAKARTA, READERS - Seorang Atlet bulu tangkis Kunlavut Vitidsarn buka suara soal strategi dalam memenangkan titel India Open 2023 yang saat itu menghadapi unggulan Denmark Viktor Axelsen. Senin (23/1/2023).

Menurut pengakuan Vitidsarn, dirinya belajar banyak dari pengalaman-pengalamannya belakangan ini khususnya melawan Axelsen yang kalah darinya sebanyak enam kali.

"Ini hasil yang besar bagi saya, karena saya kalah enam kali darinya (Axelsen). Saya tidak memiliki tekanan,"ujarnya.

Disampaikan bahwa, dirinya terus mencoba untuk menyerang lebih banyak. Saya, tambahnya lagi, mencoba untuk tidak berpikir terlalu banyak, dan terus beradaptasi seiring berjalannya pertandingan.

Pada kesempatan itu, atlet Thailand itu akhirnya menampilkan performa yang dinilai terkalibrasi dengan baik, seperti serangan balik yang mantap, dan mampu bergerak cepat. Hal itu kemudian mampu melemahkan lawannya yang lebih besar.

Sementara itu, Axelsen, yang terakhir kali kalah di final saat melawan Lee Zii Jia di All England 2021, mengakui performa baik dari Vitidsarn.

Bagi atlet asal Denmark tersebut, bulu tangkis kini sangat kompetitif. Banyak pemain yang giat dan tekun demi terus berkembang dan memenangkan titel di ajang-ajang bergengsi dunia. Ia tak mengelak bahwa ada waktu dimana ia sebagai atlet, harus menelan kekalahan.

"Itu wajar saja, dan terkadang bagus untuk kalah. Itu membuat Anda tetap tajam dan membuat Anda bekerja keras dan itu memotivasi Anda. Beberapa kali terakhir melawan Vitidsarn, saya keluar sebagai pemenang, namun hari ini berbeda dan dia pantas menang. Saya harus terus bekerja keras dan semoga lain kali saya bisa mengalahkannya," ujar Axelsen.

"Saya ingin mengucapkan selamat kepada Vitidsarn atas kemenangannya, dia memainkan permainan yang hebat. Serangan saya di lapangan waktu itu bukanlah yang terbaik, dan itu adalah sesuatu yang harus saya lakukan dengan lebih baik lain kali," imbuh pria yang akrab disapa Viggo tersebut.

Sumber:Antara

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...