Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Lhokseumawe Bekuk Pemerkosa Anak Dibawah Umur

“Setiba kamar mandi pelaku langsung memperkosa korban. Usai menjalankan aksi bejatnya tersebut, FA langsung meninggalkan korban,”katanya. Disaat ada seorang saksi yang melihat pelaku keluar dari kamar mandi.

Waktu Baca 2 Menit

Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Lhokseumawe Bekuk Pemerkosa Anak Dibawah Umur
Pelaku berinsial FA ditangkap polisi terkait kasus pemerkoasan anak dibawah Umur

LHOKSEUMAWE,READERS- Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Lhokseumawe membekuk salah seorang warga yang melakukan pemerkosaan anak dibawah umur di Kota Lhokseumawe, Kamis (12/1/2023).

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Henki Ismanto, SIK melalui Kasat Reskrim, AKP Zeska Julian Taruna Wijaya, SIK, MSM, Minggu (15/1/2023) mengatakan, tersangka berinisial FA alias Ma (17) warga Kecamatan Delima, Kabupaten Pidie. Sedangkan korban, sebut saja Bunga (15) wanita yang masih berstatus pelajar warga Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe.

Sedangkan pelaku ditangkap berdasarkan Laporan Polisi (LP) Nomor : LP/733/XII2022/Aceh/Res Lsmw, tanggal 19 Desember 2022 tentang Pemerkosaan terhadap anak dibawah umur.

Zeska menjelaskan menyebutkan  peristiwa itu dialami korban pada Selasa (13/12/2022) sekira pukul 13.00 WIB, saat itu FA mengajak korban ke salah satu kamar mandi yang berada di sekolah korban.

“Setiba kamar mandi pelaku langsung memperkosa korban. Usai menjalankan aksi bejatnya tersebut, FA langsung meninggalkan korban,”katanya. Disaat ada seorang saksi yang melihat pelaku keluar dari kamar mandi.

Selanjutnya korban langsung dibawa ke ruang guru untuk ditanyai apa yang telah korban lakukan bersama FA. Setelah mendengar keterangan dari korban, saksi itu langsung menghubungi keluarga korban dan selanjutnya melaporkan kepada pihak kepolisian.

“Akibat kejadian itu korban mengalami trauma,”katanya.

Barang bukti diamankan satu unit becak gerobak martel. “Akibat perbuatannya pelaku dikenakan dengan pasal 46 subs 47 jo 48 jo 50 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat dengan ancaman hukuman 100 kali cambuk atau denda paling banyak 1000 gram emas murni atau penjara paling lama 100 bulan," katanya.

Editor:

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...