Peserta Puji Keindahan Takengon

Tour de Aceh Etape I Sukses Digelar

Udara yang sejuk dan pemandangan Kota Takengon yang indah membuat para pembalap tambah bersemangat.

Waktu Baca 7 Menit

Tour de Aceh Etape I Sukses Digelar
Peserta Tour de Aceh Etape I di Takengon

Sebanyak 83 peserta dilepas di etape I Tour de Aceh 2022. Mereka menempuh jarak 48,7 km dari pendopo Bupati Aceh Tengah lalu mengelilingi Danau Lut Tawar. Sabtu 14 Mei 2022, menjadi catatan yang akan dikenang oleh semua peserta Tour de Aceh Etape I

Para pembalap tampak bersemangat. Mereka dilepas langsung oleh Bupati Aceh Tengah, Shabela Abu Bakar didampingi Kepala Bidang Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, T Hendra Faisal, Wakapolres Aceh Tengah Kompol Erwin Aldo.

Usai dilepas secara bersamaan, peserta yang masuk dalam kategori Mountain Bike (MTB) dan Road Bike itu langsung melaju ke arah danau dan melewati beberapa destinasi wisata di sana seperti Landmark Danau Lut Tawar di Desa Mendele, Putri Pukes, spot camping di pinggir danau, Pantai Ketibung, Pantai Menye hingga Gampong Toweran.

Udara yang sejuk dan pemandangan Kota Takengon yang indah membuat para pembalap tambah bersemangat.

Para peserta berhenti sejenak di kilometer 22. Mereka menikmati keindahan alam di Pantai Menye yang menjadi lokasi break poin, sebelum memperebutkan juara tanjakan atau King Of Mountain (KOM) dan Queen Of Mountain.

Tak hanya break, para  pembalap juga diperkenankan melihat hasil kerajinan warga yang dipajang di lokasi break poin. Berbagai kerajinan dipamerkan disana. Kerajinan warga di sana seperti keripik depik, Ulen-ulen, Jembolang hingga kain sal.

Kabid Pemasaran Disbudpar Aceh, T Hendra Faisal menyebutkan, event Tour de Aceh 2022 bukan hanya jadi ajang balap sepeda semata. Namun, kegiatan itu merupakan bagian dari pengembangan pihaknya untuk menggalakkan sport tourism yang ada di Aceh.

"Ajang ini bagian dari sport tourism sekaligus mengenalkan kepada peserta akan keindahan alam yang ada di Aceh Tengah. Kita lihat tadi peserta sangat enjoy dan menikmati race," kata T Hendra Faisal penuh semangat. 

Apalagi sport tourism merupakan atraksi wisata yang juga perlu dikembangkan guna mempercepat membangkitkan dunia pariwisata Aceh dan Aceh Tengah secara khusus pasca covid 19 melanda.

Wisata Sebagai Sektor Prioritas.

Pemerintah Aceh melalui Disbudpar Aceh menempatkan pariwisata sebagai salah satu sektor yang mendapat prioritas untuk dikembangkan ke depan.alam penerapan itu pula Disburpar Aceh akan menerapkan komponen 3A untuk membangun sektor pariwisata ini, yaitu Aksesibilitas, Amenitas dan Atraksi.

“Penguatan tiga komponen ini kita harapkan dapat menjadikan Aceh sebagai destinasi wisata yang aman, nyaman dan menawan,” ujar T. Hendra Faisal.

Teuku Hendra Faisal tak lupa mengapresiasi semua pihak yang terlibat. Mewakili Kadisbudpar Aceh, ia mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Aceh Tengah beserta jajarannya, termasuk Kepala Dinas Pariwisata kabupaten Aceh Tengah dan seluruh jajaranya termasuk OPD-OPD  di Aceh Tengah yang telah membantu penyelengaraan kegiaatan event Tour de Aceh etape I sukses, tertib dan aman.

"Alhamdulillah, acara Tour de Aceh etape I sukses. Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih,” ucapnya.

Selanjutnya etape II, event ini akan digelar di Banda Aceh dan Aceh Besar dengan panjang rute sejauh 38 km pada Senin, 16 Mei 2022.

Keindahan Danau Laut Tawar yang memanjakan mata para pembalap dalam Tour de Aceh Etape I (Readers.ID/Hendra Syahputra)

Puji Keindahan Takengon

Seorang peserta dari Jawa Tengah yang juga merupakan sport vlogger, Dani Chika mengungkapkan race etape I yang mengelilingi Danau Lut Tawar sangat rekomended bagi pecinta race. Selain udaranya yang sejuk, ia juga mengakui keindahan yang ada di sekitar danau.

"Tour de Aceh etape I ini rutenya luar biasa. Lokasinya sejuk, adem dan nyaman. Ini mantap banget buat event, satu putaran danau 48 kilo, ini mantap recomended buat race," kata Dani.

Meski baru pertama kali ke Aceh, ia mengaku cukup mudah beradaptasi dengan lingkungan sekitar, karena keramahan warga serta, ia tidak menemukan adanya stigma negatif tentang Aceh yang pernah dia dengar dari rekannya di luar Aceh.

Pemandangan dari tepi Danau Laut Tawar  (Readers.ID/Hendra Syahputra)

"Jadi saat aku pertama ke Aceh itu teman-teman itu bilang wah Aceh itu seperti ini itu, tapi setelah tiba ternyata Aceh itu tidak seperti yang mereka pikirkan. Jadi gak usah takut datang ke Aceh, Aceh itu indah banget," katanya.

"Ini pertama kali saya ke Aceh, itu saya mulai suka dengan alamnya dan kulinernya, enak enak," ucapnya.

Hal senada dikatakan peserta Tour de Aceh 2022 asal Sumatera Utara, Irwansyah mengaku jalur event sepeda yang dilewati kali ini begitu menakjubkan apalagi saat berkeliling Danau Lut Tawar.

"Ini jalur yang luar biasa indah. Diperjalanan juga kita sangat menikmati, di kanan ada danau di kiri ada gunung, ini keren," ujarnya.

Adapun juara King Of Mountain (KOM) di Etape I ini yaitu

Kategori Road Bike Putra
1. Wira Aditya | 00:07:30
2. Ahmad Fahreza | 00:07:52
3. Rendy | 00:08:00

Road Bike Putri
1. Febi Qomala | 00:11:55
2. Syakira Geubrina | 00:12:53
3. Auranda Velshia | 00:13:02

Kategori MTB Putra
1. Al Fatin | 00:11:34
2. Genta Nagata | 00:11:37
3. Fendi | 00:13:02.

Editor:

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...